KNPI Natuna Bantu Basarnas Evakuasi Pengguna Jalan yang Terjebak Banjir

Ketua DPD KNPI Natuna terpilih, Haryadi.

Ketua DPD KNPI Natuna terpilih, Haryadi.

Natuna, LintasKepri.com – Adanya musibah putusnya jalan penghubung antara Kecamatan Bunguran Batubi dengan Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengundang perhatian bagi sejumlah lembaga dan organisasi yang ada didaerah tersebut. Seperti diketahui, bahwa pada Senin 9 Desember 2019, sebagian ruas jalan penghubung di wilayah tersebut putus, akibat terendam banjir.

Selain merendam badan jalan, hujan deras yang terjadi pada Minggu (08/12/2019) kemarin itu, juga merusak sebuah jembatan darurat yang digunakan warga untuk melintasi Sungai Semala, di Desa Kelarik Utara, Kecamatan Bunguran Utara.

Atas adanya peristiwa itu, Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Natuna, langsung mengambil sikap sosial. Sikap itu ditunjukkan organisasi berplat merah tersebut, dengan mengerahkan Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Bunguran Utara, supaya dapat membantu warga yang ingin melintasi jalan terendam banjir diwilayah tersebut.

“Kita sudah melakukan koordinasi ke kawan-kawan PK KNPI di Kecamatan Bunguran Utara. Kita minta kawan-kawan PK disana agar terus melakukan koordinasi ke pihak Kecamatan maupun pihak lainnya,” ucap Ketua KNPI Natuna terpilih periode 2019-2022, Haryadi, saat dihubungi media ini, Senin (09/12/2019) malam.

Kata Haryadi, berdasarkan hasil koordinasi dengan Ketua PK KNPI Bunguran Utara, Sudarso, bahwa mereka bersama pihak Kecamatan dan pihak terkait lainnya, terus memantau kondisi terkini dilokasi jalan yang terputus akibat terendam air.

PK KNPI Bunguran Utara bantu Basarnas Natuna untuk mengevakuasi warga yang terjebak jalan banjir Trans Batubi-Kelarik.

PK KNPI Bunguran Utara bantu Basarnas Natuna untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di jalan lintas Batubi-Kelarik.

“Tadi siang PK KNPI Bunguran Barat membantu warga untuk melintasi jalan yang rusak tergenang air. Karena dikhawatirkan ada penyeberang jalan yang hanyut terbawa arus air. Karena informasinya arusnya cukup deras,” terang Haryadi.

Dalam menjalankan aksinya, para pengurus PK KNPI Bunguran Utara, dibantu oleh para petugas Badan Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Natuna, bersama warga setempat.

Dalam hal ini, Basarnas Natuna menerjunkan sejumlah tim rescue dan satu unit perahu karet, untuk mengevakuasi warga yang ingin melintasi jalan banjir dari arah Kelarik maupun sebaliknya.

Haryadi meminta kepada para pengurus PK KNPI Bunguran Utara, agar selalu aktif bersama pihak Kecamatan dan warga masyarakat setempat, untuk memonitor dilapangan, serta membantu warga yang membutuhkan pertolongan.

“Mudah-mudahan jalan yang terputus tersebut bisa segera ditangani oleh Pemerintah, agar warga masyarakat tetap bisa beraktifitas seperti biasanya,” harap Haryadi, mewakili DPD KNPI Natuna.

Dengan masuknya musim utara dan curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, pihak DPD KNPI Natuna menghimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dalam melakukan aktifitas diluar rumah. Hal ini bertujuan demi menjaga keselamatan kita bersama.

“Kami juga berpesan kepada para nelayan, supaya jangan dulu melakukan aktifitas dilaut. Mengingat gelombang saat ini yang relatif tinggi, serta angin utara yang berhembus cukup kencang. Sebaiknya kita antisipasi dini lah, kita tidak mau ada kejadian yang tidak kita inginkan bersama,” pungkas Haryadi.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

    Top