Ketua dan Anggota DPRD Natuna Hadiri Halal Bi Halal Mahasiswa Natuna di Jakarta

Yusripandi dan Baharudin foto bersama Mahasiswa Natuna di Jakarta.

Yusripandi dan Baharudin foto bersama Mahasiswa Natuna di Jakarta.

Natuna, LintasKepri.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, Yusripandi, didampingi oleh anggotanya Baharudin, menghadiri undangan khusus dari Mahasiswa Natuna, yang ada di Ibu Kota Jakarta. Jum’at (23/03/2018) kemarin.

“Saya diundang Mahasiswa Natuna yang ada di Jakarta secara Khusus,” kata Yusripandi, seperti dilansir dari salah satu media cyber.

Pertemuan antara Ketua DPRD dengan mahasiswa Natuna di Jakarta.

Pertemuan antara Ketua DPRD dengan mahasiswa Natuna di Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Yusripandi juga sempat menyaksikan secara langsung, proses renovasi asrama mahasiswa Natuna di Jakarta. Ia senang, lantaran bisa bertemu langsung dengan putra daerah ujung utara NKRI, yang sedang menimba ilmu di Kota Metropolitan.

Dalam kesempatan temu ramah itu, Ujang Bro (sapaan akrabnya), berdiskusi terkait masalah pendidikan dan peluang kerja untuk mahasiswa Natuna kedepan.

Diskusi itu mengerucut pada masalah minimnya lapangan kerja di Kabupaten Natuna. Ribuan putra daerah Natuna yang sudah menyandang status sarjana, namun tidak bisa bekerja sesuai yang diharapkan.

“Momok persoalan ini tentu bukan cerita baru. Bertahun tahun lamanya, pihak eksekutif dan legislatif berjuang, menggaet investor, tapi hasilnya masih nihil,” ungkap Ujang Bro.

Yusripandi tampak tengah berdiskusi dengan para mahasiswa.

Yusripandi tampak tengah berdiskusi dengan para mahasiswa.

Namun kewenangannya sebagai pimpinan tertinggi di DPRD Natuna, membuatnya kokoh pada pendirian, berjuang untuk anak daerah. Ia dan Pemerintah akan terus bertekad mempermudah investor berinvestasi, guna membuka lapangan pekerjaan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap Ketua DPRD Natuna, yang telah memperjuangkan perenovasian asrama, mahasiswa asal Natuna di Jakarta itu, juga menggelar kegiatan halal bihalal.

Sebelumnya, kondisi ruang asrama mashasiswa sangat memprihatinkan. Kini, atap bocor, instalasi listrik korslet dan ruang tidak bercahaya sudah diganti. Bahkan, kloset duduk sudah di sediakan untuk pasien rujukan jika singgah di asrama ini. (Erwin/in)

Baca juga :

Top