Kasatlantas Sayangkan Kendaraan Pemda Natuna Tak Bayar Pajak

Kasatlantas Polres Natuna Iptu Zubaiedah, saat menilang sebuah bus milik Pemda Natuna, yang tidak membayar pajak.

Kasatlantas Polres Natuna Iptu Zubaiedah, saat menilang sebuah bus milik Pemda Natuna, yang tidak membayar pajak.

Natuna, LintasKepri.com – Kepolisian Resort (Polres) Natuna, melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), menggelar Operasi Patuh 2018. Bertempat di Jalan Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng, Ranai, Jum’at (04/05/2018) siang.

Dalam razia gabungan ini, Satlantas Polres Natuna berhasil menilang puluhan kendaraan bermotor yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan dan pelaku pelanggaran lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kasatlantas Polres Natuna, Iptu Zubaiedah mengatakan, selain memeriksa kelengkapan surat kendaraan bermotor, pihaknya juga menilang pengendara yang tidak mengenakan helm ganda, saat berboncengan.

“Ada yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan, ada pula yang tidak pakai helm ganda, dan ini harus kami tilang,” ujar Zubaiedah, kepada sejumlah awak media.

Wanita berhijab yang baru awal tahun 2018 menjabat sebagai Kasatlantas Polres Natuna tersebut, sangat menyayangkan dengan banyaknya kendaraan milik Pemda Natuna yang tidak membayar pajak atas kendaraannya. Diantaranya kendaraan Dinas dan bus antar jemput untuk anak sekolah.

Padahal seharusnya Pemerintah Daerah memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya, salah satunya dengan patuh membayar pajak kendaraan bermotor. Bukan malah memberikan contoh yang tidak baik, dengan tidak menaati peraturan.

“Ini sangat disayangkan sekali, ada kendaraan milik Pemerintah Daerah Natuna yang tidak membayarkan pajak atas kendaraannya, dari tahun 2010 lalu,” sesal sang Kasatlantas.

Kata Zubaiedah, semenjak ia bertugas didaerah ujung utara NKRI ini, sudah sering menggelar operasi tertib lalu lintas diwilayah kerjanya.

“Sudah sering kita berikan teguran kepada pengendara yang melanggar. Untuk operasi patuh kali ini, bagi pengendara yang melanggar langsung kita tilang,” tegasnya.

Meski demikian, namun pihaknya mengaku tetap mengutamakan pelayanan humanis kepada masyarakat.

“Sekarang tepatnya saya lakukan penindakan bertepatan dengan operasi patuh 2018, namun kita tetap mengedepankan pelayanan yang humanis,” kata Zubaiedah.

Pada Operasi Patuh 2018 kali ini, Satlantas Polres Natuna bekerja sama dengan Polisi Militer TNI dengan jumlah personil sebanyak 20 orang. Diantaranya 12 orang dari Satlantas, 4 orang dari POM AD, 2 orang dari POM AL dan 2 orang dari POM AU. Sasaran dari operasi patuh yaitu Kendaraan bermotor roda 2, roda 3 dan roda 6.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top