Pemko Tpi

Kaget Liat Masyarakat Penuhi Poltekkes Tanjungpinang, Danlantamal: Jangan Takut Tidak Kebagian Vaksin

Vaksinasi massal di Poltekkes Tanjungpinang, Kamis (22/7).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, mengaku terkejut dengan animo masyarakat yang ingin divaksin yang digelar oleh Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang bekerja sama dengan Lantamal IV.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari yang dimulai pada Kamis (22/7) hingga Jumat (22/7) di Kampus Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang.

Pihaknya saat ini sudah menyiapkan sebanyak 350 vaksin jenis Sinovac untuk digunakan pada hari pertama. Namun, lonjakan masyarakat yang ingin divaksin melebihi dari jumlah vaksin yang tersedia.

“Sehingga kita terpaksa menambah lagi jumlah vaksin sebanyak 700 vaksin. Karena pada pagi hari tadi masyarakat sudah ramai. Diluar dugaan kita,” ujar Indarto Budiarto saat meninjau vaksin.

Saking ramainya masyarakat yang memadati Poltekkes, Indarto meminta petugas dari Lantamal IV untuk mengontrol langsung masyarakat.

“Bahkan kita ada menyuruh mereka pulang. Takut terjadi penumpukan. Kita jamin, mereka terakomodir,” tegas Indarto.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto.

Ia merasa senang dengan kesadaran masyarakat tentang vaksinasi COVID-19. Oleh karena itu Lantamal IV bakal terus mengakomodir masyarakat yang belum divaksin.

Pantauan LintasKepri, animo masyarakat yang antusias untuk divaksin tampak membuat petugas kewalahan untuk mengatur jalannya vaksin dan menimbulkan kerumunan.

“Kami dapat info kemarin. Takut tak kebagian, jam 7 sudah datang kesini (Poltekkes). Sekali datang sudah ramai yang antre,” kata seorang masyarakat, Doni.

Doni mengaku beberapa hari terakhir ini sangat sulit untuk mendapatkan vaksin. Sehingga ia berharap bisa divaksin.

“Dari kemarin cari vaksin dosis pertama selalu tak ada. Disini dapat info kalau dosis pertama ada. Makanya langsung kesini. Semoga bisa divaksin,” harapnya sambil menunggu giliaran untuk divaksin.

Sampai saat ini proses vaksinasi masih berjalan. Jumlah masyarakat terlihat membludak.

(san)