Hujan Deras dan Angin Kencang Warnai Penutupan TMMD ke-102 di Natuna

img-20180808-wa0011_1

Natuna, LintasKepri.com – Komandan Korem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Gabriel Lema, menutup secara resmi kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 di Desa Sabang Mawang Barat dan Desa Tanjung Batang, Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Jenderal bintang satu tersebut, tiba di Pelabuhan Sabang Mawang Barat, pada Rabu (08/08/2018) pagi, sekitar pukul 09:00 Wib, dengan menumpangi speed bood milik masyarakat.

Kedatangannya bersama rombongan, disambut dengan tari persembahan dan puluhan anak sekolah dasar (SD) Sabang Mawang Barat, dengan membawa bendera merah putih. Sebagai simbol kecintaan masyarakat dengan bangsa Indonesia dan bentuk keutuhan NKRI diwilayah perbatasan, pada momen menjelang peringatan HUT RI ke 73 tahun.

img-20180808-wa0008_1

Kedatangan Danrem 033/WP di Desa Sabang Mawang Barat didampingi langsung oleh Dandim 0318/Natuna, Letkol (Inf) Yusuf Rizal, Kolonel Laut (P) Arief (Mewakili Danlantamal IV), Letkol (Lek) Dedi, Wakapolres Natuna Kompol Renan, Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Assisten II Pemda Natuna Hardinansyah Razani, Kadis PUPR Tasrif Amran, Kaban Kesbangpolda Muchtar Ahmad, Kadis PMD Indra Joni dan sejumlah pejabat TNI, Polri dan Pemda Natuna lainnya.

Brigjen TNI Gabriel Lema, saat menyampaikan amanat dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, menerangkan, pelaksanaan TMMD ke-102 upaya dan kontribusi jajaran TNI AD secara kerja nyata, guna mendukung program Nawacita Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Dalam Nawacita tersebut, Presiden Jokowi fokus untuk membangun dari daerah pinggiran. Maka dari itu, TNI AD menjawabnya dengan kegiatan TMMD ke-102 ini,” kata Kasad, yang disampaikan oleh Danrem 033/WP.

img-20180808-wa0007_1

Kata Gabriel Lema, meskipun kontribusi yang diberikan TNI AD kepada masyarakat melalui kegiatan TMMD tidak begitu besar, namun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat yang menjadi sasaran.

Danrem juga mengajak para prajurit TNI AD, untuk selalu menjaga kemanunggalannya bersama rakyat. Selain itu, ia juga meminta agar seluruh unsur baik TNI, Polri, Pemerintah maupun Masyarakat, untuk nenjunjung persatuan, dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

“TNI dan Pemerintah Daerah juga bisa berkolaborasi untuk membuat sebuah kebijakan yang lebih baik, dalam membangun daerah ini bersama-sama. Mari kita sama-sama menjaga wilayah kita,” katanya.

img-20180808-wa0012_1

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk menyongsong hari kemerdekaan RI ke 73 tahun, yang jatuh pada 17 Agustus mendatang.

Sementara itu Dandim 0318/Natuna, Letkol (Inf) Yusuf Rizal, yang bertindak selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-102 di Natuna, dalam laporannya menyampaikan, bahwa pelaksanaan TMMD ke 2 ditahun ini, dilaksanakan mulai dari tanggal 10 Juli hingga 8 Agustus, atas dasar surat telegram Danrem 033/WP No ST/496, tanggal 9 Agustus 2017.

“Oleh sebab itu, untuk menjalankan amanah tersebut, Kodim 0318/Natuna mengambil langkah untuk melakukan TMMD di Kecamatan Pulau Tiga, yang masih dinilai sebagai daerah terpencil atau terisolisasi, sehingga daerah ini sangat membutuhkan perhatian penuh dari pemerintah daerah setempat,” ungkap Yusuf Rizal dalam laporannya.

img-20180808-wa0013_1

Dalam TMMD ke-102 di Kabupaten yang terletak diwilayah Laut Natuna Utara tersebut, dilaksanakan kegiatan fisik dan non fisik.

Untuk kegiatan fisik, yaitu berupa Pengerjaan Semenisasi jalan Lingkar Kecamatan Pulau Tiga sepanjang 437 meter. Sementara itu untuk kegiatan non fisik, yaitu Penyuluhan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan bahaya Narkoba, penyuluhan kesehatan Imunisasi, Penyuluhan peremajaan tanaman produksi, penyuluhan perdagangan mikro dan UKM, penyuluhan tentang pernikahan dan pengurusan buku nikah serta pengobatan massal dan sunatan massal.

Adapun selama kegiatan jumlah keterlibatan Personil sebanyak 200 orang terdiri dari Staf Satgas 15 orang, Tim Asistensi dan Penyuluh 25 orang, kelompok SSK 110 orang, serta keikutsertaan masyarakat 50 sampai 70 orang perharinya.

Penutupan TMMD ke-102 yang berada di Pulau Sebelah Selatan Pulau Bunguran Besar Natuna tersebut, diwarnai oleh hujan deras yang disertai angin sangat kencang. Meski demikian, tidak menyurutkan para abdi negara ini, untuk melaksanakan giat akhir TMMD ke-102 di Bumi Sakti Rantau Bertuah.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top