Hasil Tracing Kluster Masjid Agung Al Hikmah Negatif COVID-19, Pengurus Kembali Buka Aktivitas Ibadah

Masjid Agung Al Hikmah di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Jubir Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan, sebanyak 26 orang jemaah dan pengurus Masjid Agung Al Hikmah telah dilakukan pemeriksaan rapid test dan polymerase chain reaction (PCR) menyusul adanya salah satu jemaah berinisial Hu (38) terkonfirmasi positif COVID-19.

“Untuk tracing yang kita lakukan pada kluster Masjid Agung Al Hikmah, tidak menemukan kasus baru. Artinya, jemaah dan pengurus yang kita cek (rapid test dan PCR) hasilnya negatif,” ujar Tjetjep di Karimun, Jumat (18/7) kemarin.

Terpisah, pengurus Masjid Agung Al Hikmah, Raja Hanafi, mengaku bersyukur dengan hasil negatif para jemaah dan pengurus yang sering melakukan kontak dengan pasien COVID-19 itu.

“Alhamdulillah sebanyak 26 orang pengurus dan jemaah kita, hasil rapid test maupun PCR negatif. Kita bersyukur sekali tidak ada penambahan kasus,” ujar Raja Hanafi di Masjid Agung Al Hikmah, Sabtu (18/7).

Dengan hasil tersebut, sambung Raja Hanafi, pengurus kembali membuka aktivitas ibadah sejak Jumat (17/7) subuh. Pihaknya tetap memperketat pengawasan di masjid agar tidak kecolongan seperti kemarin.

“Jemaah tetap bawa sajadah sendiri, gunakan masker. Di setiap pintu masjid kita sediakan petugas untuk memeriksa suhu tubuh jemaah. Kalau tak penuhi syarat kita minta jemaah salat di rumah saja,” kata Raja Hanafi.

Sebelumnya, Hu (38), diketahui merupakan warga Jalan Teratai, Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota.

“Awalnya pasien melakukan pemeriksaan rapid test antibodi di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) untuk mengontrol penyakit di Jakarta,” kata Plt Wali Kota Tanjungpinang Rahma.

Rahma melanjutkan, setelah hasil rapid test positif, yang bersangkutan langsung dikarantina, dan dilakukan tes PCR dengan hasil positif.

“Dari penelusuran bahwa pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri ataupun keluar kota dalam 4 bulan terakhir,” ujar dia.

Rahma menyebutkan, bahwa pasien juga rutin beraktivitas jogging sendirian dalam 3 kali seminggu. Selain itu, pasien juga seminggu terakhir melaksanakan salat berjamaah tidak berjarak 1 meter di salah masjid di Tanjungpinang.

(san)