Hamid Rizal Minta GOW Natuna Harus Rela Berkorban

Bupati Natuna Hamid Rizal memberikan ucapan selamat kepada pengurus GOW Natuna yang baru dilantik.

Bupati Natuna Hamid Rizal memberikan ucapan selamat kepada pengurus GOW Natuna yang baru dilantik.

Natuna, LintasKepri.com – Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, secara resmi melantik Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Natuna, periode 2018-2022. Bertempat di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, pada Selasa (09/04/2019) pagi.

Dalam sambutannya Hamid Rizal menjelaskan, bahwa anggaran untuk organisasi perempuan, seperti GOW Natuna, tidak lagi sebesar dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Natuna, banyak tersedot untuk membayar gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

“Kenapa dulu APBD kita kecil, tapi Anggaran untuk Organisasi Perempuan besar ? Karena dulu pegawai Honorer (PTT, red) tidak sebanyak saat sekarang ini. Anggaran kita habis untuk bayar gaji Honorer,” tegas Hamid Rizal.

Hamid Rizal saat melantik pengurus GOW Natuna.

Hamid Rizal saat melantik pengurus GOW Natuna.

Meski demikian, orang nomor satu di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah itu berpesan, agar GOW Natuna dapat berkorban terlebih dahulu untuk membantu pembangunan daerah Natuna, dan tidak bergantung pada besar kecilnya anggaran yang masuk ke Organisasi tersebut.

“Harus berani berkorban dulu Buk, jangan selalu mengharap anggaran. Saya saja sebagai Ketua DPW PAN Kepri tak dapat gaji, malah gaji saya keluar untuk Partai. Ini lah bentuk pengorbanan kita,” cetus Hamid Rizal.

Hamid meminta agar GOW dapat bekerja dengan iklas dan maksimal, sesuai kemampuan keuangan daerah. Dan harus membuat program yang sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Natuna, sesuai Visi dan Misi Bupati.

Ia pun menyarankan agar GOW dapat bekerjasama kepada setiap OPD terkait, agar dapat diset anggaran melalui kegiatan OPD tersebut.

Pembacaan Ikrar yang dipimpin oleh Ketua GOW Natuna, Hj. Raja Peni Adriani.

Pembacaan Ikrar yang dipimpin oleh Ketua GOW Natuna, Hj. Raja Peni Adriani.

“Saya pesankan, agar setiap pengelolaan anggaran harus rapi, biarpun jumlahnya sedikit. Jangan sampai ada yang salah kwitansi, takutnya nanti fiktif. Karena kita selalu diawasi oleh BPK. Saat ini setiap penerimaan dan pengeluaran anggaran harus transparan, karena sistem online semua, jadi harus jelas sejelas-jelasnya,” tutur Hamid Rizal.

Sementara itu Ketua GOW Natuna, Raja Peni Adriani, menjelaskan, bahwa ada sekitar 19 organisasi kewanitaan yang tergabung didalam GOW Natuna. Organisasi ini dibentuk guna meningkatkan kapasitas perempuan yang cerdas dan mandiri dalam keluarga.

“Karena memang itulah tugas utama kami sebagai kaum perempuan, yaitu membina keutuhan keluarga. Apalagi sekarang memasuki jaman millenial, dimana tantangannya sangat besar. Orangtua harus bisa selalu mengawasi perilaku anak-anaknya,” ujar Raja Peni, dalam sambutannya.

Para pengurus GOW Natuna dan tamu undangan yang hadir.

Para pengurus GOW Natuna dan tamu undangan yang hadir.

Mantan Ketua KPPAD Natuna itu juga mengajak seluruh kaum perempuan, untuk saling bersinergi membantu Pemerintah Daerah dalam membangun Natuna kearah yang lebih baik.

“Kami harap melalui GOW, perempuan Natuna bisa berkiprah dan berkarya demi Kemajuan Natuna kedepan. Ayo berkarya dan majulah Perempuan-perempuan Natuna,” tegasnya.

Ia juga berharap, agar pada Pemilu Serentak 2019 nanti, ada keterwakilan 30 persen perempuan di legislatif, baik ditingkat Kabupaten, Provinsi maupun Pusat. Agar mereka dapat memperjuangkan hak perempuan, yang saat ini mulai terpinggirkan.

Hadir dalam kegitan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Sofian, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, Dandim 0318/Natuna Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, Ketua TP PKK Natuna, Hj. Nurhayati Hamid Rizal, para pimpinan OPD, FKPD dan tamu undangan lainnya.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top