disdik kota

Garuda KPP RI Minta Kadisdik Kepri yang Baru Bersih Dari Kasus Korupsi Dan Asusila

Ketua umum organisasi kepemudaan Garuda KPP RI Kepri, Erik Kantona
Ketua umum organisasi kepemudaan Garuda KPP RI Kepri, Erik Kantona

Tanjungpinang, Lintaskepri.com – Sehubungan dengan polemik dalam menentukan Kadisdik Provinsi Kepulauan Riau. Dimana seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu telah mendapatkan beberapa nama calon yang akan mengisi estafet jabatan sebagai Kadisdik Kepri.

Terkait Hal tersebut Erik Kantona selaku ketua umum organisasi kepemudaan Garuda KPP RI Kepri mengharapkan agar Kadisdik yang akan mengisi jabatan nantinya, adalah orang yg memiliki track record yg bersih, jujur dan tidak prnah tersandung baik itu kasus Korupsi ataupun kasus Asusila.

Menurutnya Dinas Pendidikan merupakan dinas yang sangat sentimen dan paling bersinggungan dengan kualitas pendidikan bangsa ini.

“Saya mewakili kawan-kawan mahasiswa dan pemuda tentunya mengharapkan kadisdik Provinsi Kepulauan Riau nantinya ada lah orang-orang yang bersih, baik moralnya maupun tingkah lakunya, dan jangan sampai jabatan yang sangat strategis tersebut di isi oleh orang-orang yang pernah tersandung kasus korupsi apalagi kasus Asusila seperti Pelecehan,” ungkapnya.

Ditambahnya lagi, permasalahan di Disdik di era jabatan Kadisdik sebelumnya sudah cukup rumit dan bisa dinilai sebagai ketidakberhasilan dalam memimpin, hal itu terbukti dengan carut marutnya Beasiswa di tahun 2017.

“Untuk itu dengan tegas kami para mahasiswa dan pemuda meminta seyogyanya kepemimpinan selanjutnya di Disdik Kepulauan Riau di isi oleh pemimpin yg benar-benar ingin mengabdi dalam mensukseskan Pendidikan yang berkualitas dan bermartabat di kepulauan Riau”, tegasnya.

Ia berharap Gubernur Kepri tanggap dan mengetahui latar belakang yang akan duduk sebagai Kadisdik.

“Dan apabila Gubernur Kepri tidak peka dengan kondisi suatu track record pejabat yang akan duduk sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kepri, kami dari elemen mahasiswa akan melakukan aksi demo ke kantor Disdik Kepri”, imbuhnya.

(Wae)