disdik kota

FKPS Gelar Lomba Baca Teks Sumpah Pemuda dan Tahfiz Qur’an di SDIT NIQ

Tampak salah seorang siswa SDIT NIQ sedang bertanding membaca Teks Sumpah Pemuda.
Tampak salah seorang siswa SDIT NIQ sedang bertanding membaca Teks Sumpah Pemuda.

Natuna, LintasKepri.com – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun, Forum Kita Peduli Sesama (FKPS) Natuna, menggelar lomba membaca teks Sumpah Pemuda.

Lomba tersebut, dilaksanakan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Natuna Insan Qur’ani (SDIT NIQ) yang terletak di Pering, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis (31/10/2019) pagi.

Dalam hal ini, FKPS bekerjasama dengan Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Natuna, Pemerintah Kelurahan Bandarsyah, Satbinmas Polres Natuna dan Bhabimkamtibmas Kecamatan Bunguran Timur.

Para siswa-siswi SDIT NIQ saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Para siswa-siswi SDIT NIQ saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Kita ingin anak-anak bisa memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai salah satu tonggak sejarah bagi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Ketua FKPS Sugianto Utomo, atau yang akrab disapa Yanto.

Selain menggelar lomba baca teks Sumpah Pemuda, pihaknya juga menggelar lomba Tahfiz Qur’an, disekolah yang sama.

Sementara itu Kepala SDIT NIQ, Ustadz Said Sukrillah dalam sambutannya mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada FKPS serta Pemuda Muslimin Indonesia, yang telah menjadikan sekolah yang dipimpinnya saat ini sebagai sasaran aksi peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91.

Said Sukrillah menjelaskan, bahwa SDIT NIQ baru didirikannya pada Juli 2019 lalu. Dan saat ini baru memiliki siswa dan siswi sebanyak 28 anak, yang masih duduk dikelas 1.

Sambutan Kepala SDIT NIQ, Ustadz Said Sukrillah.
Sambutan Kepala SDIT NIQ, Ustadz Said Sukrillah.

“Baru ada satu kelas, yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 8 siswi perempuan. Kemarin ada yang daftar tapi laki-laki, jadi kami stop dulu karena kekurangan fasilitas. Kalau perempuannya masih kurang,” jelas Said.

Kata Said, seluruh fasilitas yang ada di SDIT NIQ, merupakan bentuk sumbangan dari masyarakat dan berbagai pihak lainnya. Mulai dari karpet, meja dan kursi untuk belajar, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Gedungnya ini aja kami masih numpang dengan Kelurahan Bandarsyah. Ini dulu sebelumnya gedung milik PNPM, namun karena sudah bubar, akhirnya Kelurahan Bandarsyah yang mengelolanya,” terang Said.

Meski banyak mempelajari soal agama Islam, namun SDIT NIQ juga menerapkan kurikulum 2013 (K13) sebagai acuan mereka dalam mendidik siswa-siswinya.

Foto bersama usai penyerahan bingkisan sembako kepada warga kurang mampu.
Foto bersama usai penyerahan paket sembako kepada warga kurang mampu.

“Kita sekolah dari pagi hingga sore. Pagi sampai siang, kita pakai K13. Nanti habis sholat dzuhur dan makan siang, baru kita belajar agama. Seperti membaca Al-Qur’an dan menghafal ayat-ayat pendek,” pungkasnya.

Selain menggelar lomba, FKPS juga membagikan sejumlah paket sembilan bahan pokok (sembako), kepada warga kurang mampu yang tinggal disekitar SDIT NIQ.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Lurah Bandarsyah Arfan, Bhabinkamtibmas Bunguran Timur Briptu Teguh, Anggota Satbinmas Polres Natuna Brigadir Zefri Suryadi dan Brigadir Ilham Fran, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta para orang tua murid SDIT NIQ.

Laporan : Erwin Prasetio