DPKP Tanjungpinang Evakuasi Sarang Lebah Madu

dprd kota panjang
Takut membahayakan warga, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang mengevakuasi sarang lebah madu yang berada di dalam rumah warga Jalan Sabang, Gang Salam, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Minggu (26/6).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Takut membahayakan warga, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang mengevakuasi sarang lebah madu yang berada di dalam rumah warga Jalan Sabang, Gang Salam, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Minggu (26/6).

Awalnya petugas DPKP Tanjungpinang menerima informasi dari pemilik rumah bernama Ridwan bahwa ada sarang lebah madu di dalam rumahnya.

“Ridwan khawatir jika lebah itu menyengat dirinya sehingga cepat melapor ke petugas untuk meminta bantuan mengevakuasi sarang lebah madu,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang, Agustiawarman.

Takut membahayakan warga, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang mengevakuasi sarang lebah madu yang berada di dalam rumah warga Jalan Sabang, Gang Salam, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Minggu (26/6).

Begitu mendapat informasi, petugas DPKP langsung turun ke lokasi untuk membantu Ridwan yang sedang ketakutan dengan lebah madu.

Saat mengevakuasi sarang lebah madu, petugas menggunakan baju pelindung serta asap, Baygon dan sarang telur agar lebah tersebut lari.

“Setelah dievakuasi kita cek kembali agar benar-benar tidak ada lagi sarang lebahnya di dalam rumah,” kata Agustiawarman.

Takut membahayakan warga, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang mengevakuasi sarang lebah madu yang berada di dalam rumah warga Jalan Sabang, Gang Salam, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Minggu (26/6).

Petugas kembali ke pos DPKP Tanjungpinang setelah sarang lebah berhasil dievakuasi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan agar segera menghubungi petugas DPKP. Insya Allah kami siaga 24 jam untuk membantu warga Kota Tanjungpinang,” pungkas Agustiawarman.

(dar)