Disparbud Natuna Sukses Gelar Festival Layang-layang Internasional 2019

Warga saat menyaksikan ratusan layang-layang yang diterbangkan oleh para peserta Festival Layang-layang Internasional 2019 di Natuna.
Warga saat menyaksikan ratusan layang-layang yang diterbangkan oleh para peserta Festival Layang-layang Internasional 2019 di Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Ratusan layang-layang berbagai bentuk, ukuran dan warna, menghiasi langit Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Layangan tersebut diterbangkan oleh para peserta Festival Layang-layang Internasional, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), pada Minggu (28/07/2019) pagi.

Sebanyak 21 peserta dari 10 negara benua Eropa, Australia dan Asia, ikut berpartisipasi. Masyarakat Natuna tampak antusias menyaksikan ajang tahunan ini.

Kendati terik matahari begitu menyengat, tak menyurutkan semangat para peserta untuk menerbangkan layangannya. Tampak jelas di udara sebuah layangan bertuliskan “Hari Jadi Ranai Ke 148”.

Internasional Kite Festival (festival layang-layang internasional) ini, memang bagian dari Funtouristic Festival, dalam rangka memperingati hari jadi kota Ranai ke 148 tahun.

Tampak salah satu layanh-layang bertuliskan HUT 148 Kota Ranai.
Tampak salah satu layang-layang bertuliskan HUT 148 Kota Ranai.

Giat tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti, sekitar pukul 08.30 WIB, di hanggar barat, Lanud Raden Sadjad.

Turut hadir Kadisparbud Natuna, Hardinansyah, para pimpinan OPD, FKPD, serta para pecinta layang-layang.

Dalam sambutan singkatnya, Ngesti mengajak masyarakat dan seluruh stakeholder, untuk saling bahu membahu demi kemajuan Natuna kedepannya.

Orang nomor dua di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah ini merasa optimis, lewat berbagai event pariwisata yang diselenggarakan, akan berkontribusi mewujudkan Natuna Go Internasional.

Ratusan layang-layang dari berbagai negara menghiasi langit Natuna.
Ratusan layang-layang dari berbagai negara menghiasi langit Natuna.

Menurutnya, Natuna memiliki segudang sektor potensial. Akan tetapi, masih tertinggal karena belum tersentuh secara maksimal.

Ngesti menegaskan, momen ini jangan hanya dijadikan sekedar kegiatan tahunan. Namun, harus benar-benar dimanfaatkan untuk membagun Natuna secara utuh.

“Oleh karena itu, hendaknya jangan hanya sekedar kegiatan tahunan, tapi harus benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan Natuna. Melalui even ini, harapannya dapat mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan ke daerah kita,” ungkap Ngesti.

Festival layang-layang internasional berjalan dengan baik dan lancar. Sekitar pukul 14.00 WIB, juga dilaksanakan lomba layang-layang tradisional ditempat yang sama.

Editor : Erwin Prasetio