Damkar Berhasil Padamkan Api di Lahan Seluas 2 Hektare di Tanjungpinang

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang berhasil memadamkan api yang melahap lahan seluas 2 hektare di Jalan Raja Ampat, Kampung Sei Sudip, RT 02/RW 03, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Sabtu (23/1) sekitar pukul 13.11 WIB.

– Butuh 5 Ton Air untuk Padamkan Api

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang berhasil memadamkan api yang melahap lahan seluas 2 hektare di Jalan Raja Ampat, Kampung Sei Sudip, RT 02/RW 03, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Sabtu (23/1) sekitar pukul 13.11 WIB.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang berhasil memadamkan api yang melahap lahan seluas 2 hektare di Jalan Raja Ampat, Kampung Sei Sudip, RT 02/RW 03, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Sabtu (23/1) sekitar pukul 13.11 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang, Hantoni, menuturkan, kebakaran diduga dipicu karena terik matahari yang membuat daun kering mudah terbakar.

“Kita mendapat laporan dari warga kalau lahan di sini terbakar. Kita langsung turunkan anggota. Kami duga kebakaran ini terjadi karena cuaca sedang panas sehingga daun yang kering mudah terbakar,” katanya.

Hantoni menuturkan, dalam memadamkan api, pihaknya menurunkan 1 unit mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas tangki air 5 ton.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang berhasil memadamkan api yang melahap lahan seluas 2 hektare di Jalan Raja Ampat, Kampung Sei Sudip, RT 02/RW 03, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Sabtu (23/1) sekitar pukul 13.11 WIB.

“Alhamdulillah kita berhasil memadamkan api lebih cepat. Jadi tidak merambat kemana-mana,” ungkapnya.

Hantoni mengingatkan warga agar berhati-hati dalam menjalankan aktivitas. Terutama dalam menggunakan api.

“Harus berhati-hati. Musibah bisa terjadi kapan saja. Kita harap masyarakat dapat mengerti dan selalu waspada. Jika butuh pertolongan segera hubungi kami,” katanya.

(san)