Lingga Kab

Cegah Covid-19 Pemkab Lingga Dapat Bantuan dari Pemprov Kepri

DPRD Lingga
Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di bumi Bunda Tanah Melayu, Pemerintah Kabupaten Lingga mendapat bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kepri sebesar Rp500 juta, Rabu (8/4).

Lingga, Lintas Kepri.com – Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di bumi Bunda Tanah Melayu, Pemerintah Kabupaten Lingga mendapat bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kepri sebesar Rp500 juta.

Selain itu, Alat Pelindung Diri (APD) 60 pcs, masker 200 pcs dan alat rapid test 100 unit juga diterima.

Bantuan langsung diterima oleh Bupati Lingga Alias Wello di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (8/4).

Pada kesempatan itu, Plt. Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Isdianto mengatakan, meski bantuan keuangan dan APD yang diberikan nilainya tak seberapa, namun ia berharap dapat digunakan untuk meminimalisir penyebaran Covid – 19 di wilayah Kepri.

“Saya sudah mengamati penyebaran Covid-19 di Kepri ini merupakan virus kiriman. Karena itu, pembatasan orang keluar masuk pelabuhan dan bandara perlu dipertimbangkan,” tuturnya.

Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di bumi Bunda Tanah Melayu, Pemerintah Kabupaten Lingga mendapat bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kepri sebesar Rp500 juta, Rabu (8/4).

Dikatakannya, selain Lingga, ada tiga kabupaten lainnya yakni Bintan, Natuna dan Kepulauan Anambas juga menerima bantuan serupa.

Sementara itu, Bupati Lingga Alias Wello optimistis pembatasan arus lalu lintas kapal penumpang dari dan ke wilayah Kabupaten Lingga yang diberi nama blocking area cukup efektif mencegah penyebaran virus corona.

“Alhamdulillah sampai hari ini Lingga masih nihil PDP (Pasien Dalam Pangawasan). Sementara tiga orang yang ditetapkan sebagai ODP (Orang Dalam Pemantauan) kondisinya semakin membaik,” tutur Wello.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan ada sekitar 94 orang tenaga kesehatan di Lingga yang mendapatkan insentif bulanan.

“Anggarannya sudah disiapkan sekitar Rp636 juta. Untuk yang meninggal santunannya sebesar Rp300 juta (asuransi jiwa),” tutupnya.

(*)