Bupati Natuna “Tinju” Anggota Satpol-PP, Ini Alasannya

Bupati Natuna Hamid Rizal tampak meninju anggota Satpol-PP Natuna, yang ikut atraksi tarung drajat.

Bupati Natuna Hamid Rizal tampak meninju anggota Satpol-PP Natuna, yang ikut atraksi tarung drajat, pada HUT Satpol PP ke 68 dan Satlinmas ke 56 tahun.

Natuna, LintasKepri.com – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar Upacara 17 hari bulan Maret 2018. Bertempat dihalaman Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Senin (19/03/2018) pagi.

Upacara ini disejalankan dengan hari ulang tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) ke 68 tahun dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke 56 tahun.

Bupati Natuna, H. Abdul Hamid Rizal, yang memimpin langsung upacara tersebut, dalam arahannya mengatakan, tahun 2018 merupakan tahun politik. Di tahun ini, ada dua agenda besar nasional yang akan digelar yakni pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada) dan tahapan pemilihan legislatif serta pemilihan Presiden tahun 2019 yang juga digelar bersamaan.

Kata Hamid, peran Satuan Satpol PP dan Satlinmas menjadi penting di tahun politik. Satpol PP dan Satlinmas harus ikut mengawal dua agenda nasional tersebut. Kesiap siagaan harus lebih ditingkatkan.

“Maka tema yang diambil dari hari jadi Satpol-PP ke 68 dan juga HUT Satlinmas ke 56 kali ini, adalah Satpol-PP dan Satlinmas siap mengawal Pilkada serentak 2018,” ungkap Hamid Rizal.

lanjut Hamid, tema ini mengandung arti, Satpol PP dan Satlinmas harus lebih siaga di tahun politik ini. Sebagai perangkat daerah, Satpol PP dan Satlinmas, akan ikut terlibat langsung mengawal pesta demokrasi, terutama Pilkada. Keterlibatan Satpol PP dan Satlinmas, memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga. Karena itu Hamid meminta, Satpol PP dan Satlinmas lebih meningkatkan lagi kesiap siagaanya.

“Sesuai aturan Satpol PP dan Satlinmas mempunyai tugas pokok satlinmas antara lain, membantu menjaga ketentraman penyelenggaraan pemilu dan Pilkada baik sebelum, atau pada saat pemungutan maupun setelah pelaksanaan pemilihan,” ujarnya.

Hamid pun meminta, agar dari sekarang, Satpol PP dan Satlinmas lebih meningkatkan upaya deteksi dininya. Sehingga potensi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat bisa diantisipasi. Dengan begitu, masyarakat akan merasa terlindungi.

“Untuk menyikapi situasi dan kondisi yang akan terjadi sesuai dengan tugas dan fungsinya Satpol PP dan Satlinmas di daerah harus dapat menyiapkan diri sejak dini,”tutupnya.

Diakhir upacara, Puluhan Anggota Satpol-PP yang tergabung dalam perguruan Tarung Drajat, menunjukkan kebolehannya dengan melakukan berbagai atraksi berbahaya. Bupati Natuna pun mendapatkan kesempatan, untuk mengetes kekuatan para petarung ini, dengan meninju bagian dada anggota Satpol-PP yang melakukan atraksi tersebut.

Hal ini dilakukan sang Bupati bukan karena marah atau alasan lainnya, melainkan hanya sebagai bentuk kehormatan jajaran Satpol-PP Natuna, kepada pemimpinnya.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top