Pemko Tpi

Bulan Ini BUMD Akan Benahi Akau Potong Lembu

Pujasera Akau Potrong Lembu
Pujasera Akau Potrong Lembu

Tanjungpinang, Lintaskepri.com – Dalam waktu dekat ini, Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang. Asep Nanasuryana, akan membenahi, menata ulang serta menertibkan para Pedagang kuliner Akau Potong Lembu, Kelurahan Kemboja, kecamatan Tanjungpinang, Kota Tanjungpinang.

Hal diatas disampaikan Dirut BUMD Kota Tanjungpinang, Asep Nanasuryana, dalam bulan januari ini pihaknya akan melakukan, penataan ulang para pedagang Akau Potong Lembu.

“Kita dari BUMD selaku pengelola Pujasera Akau Potong Lembu, dalam bulan ini akan membenahi dan menata ulang, lapak pedagang. Karena, saat ini saya lihat setiap meja pedagang tidak ada yang merata, ada yang memiliki puluhan meja dan ada juga hanya memiliki 6 meja saja, itu yang akan kita benahi nanti nya, jangan mentang banyak uang semuanya mau dikuasai, tidak boleh begitu dong,” tutur Asep.

Kemudian kata dia, dilakukannya pembenahan, menata ulang dan menertipkan para Pedagang, bertujuan agar para Pedagang tidak ada merasa iri hati. Tida ada terjadi persaingan tidak sehat “Monopoli” , Kata Asep Nanasuryana kepada Lintaskepri.com diruangan kantornya pada, Kamis, (07/01).

Asep Nanasuryana menjelaskan terjadi persaingan tidak sehat disebabkan, karena ada Pedagang yang tidak aktif berjualan dan lapak usahanya di sewakan kepada Pedagang lain, karena itu terjadi perluasan tempat berjualan. Jelasnya.

“saya berfikir terjadi seperti ini, setelah saya telusuri di lapangan terjadinya perluasan tempat jualan, karena para Pedagang Akau Potong Lembu Yang tidak aktif berjualan. Tempat usahanya disewakan kepeda pedagang lain, aturanya mejanya sedikit menjadi banyak”terang Asep.

Asep menambahkan “Terutama yang akan kita tata yankni, jalan di dalam akau serta batas lapak antara pedagang kri, kanan. Supaya para pengunjung yang datang bebas memilih tempat duduk mereka. Kalau sekarang ini, pengunjung bingung, mana jalan dan mana batasan tempat pedagang. Terkadang duduk ditempat lain, memesan makanan di tempai lain. Jika sudah dibenahi nantinya, akan terlihat rapi dan tertata,”Tutup Asep.

Pantauan media ini dilapangan batasan jalan didalam Akau, mengecil nyaris tertutup meja pedagang, karena tidak ada garis pembatas. (Afriadi)