Bukit Kapur, Penampakan Baru Destinasi Wisata Natuna

Lokasi Bukit Kapur, di Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Objek Wisata Bukit Kapur di Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Natuna, LintasKepri.com – Jika Desa Limau Manis dan Desa Tanjung memiliki wisata Pantai Teluk Selahang (Tanjung), Desa Cemaga Tengah memiliki Pantai Batu Kasah dan Batu Madu, Desa Cemaga Selatan memiliki Teluk Depih, Desa Cemaga memiliki Pulau Akar, Pulau Jantai dan Pulau Kemudi, Desa Teluk Buton memiliki Tanjung Datuk, Desa Sepempang memiliki Pulau Senoa, Kelurahan Ranai memiliki Batu Sindu, Desa Sabang Mawang (Balai) memiliki Pulau Setanau dan Kecamatan Serasan dan Serasan Timur memiliki Pantai Sisi, lain lagi dengan Desa Ceruk Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna, yang juga memiliki destinasi wisata unggulan, selain Air Terjun Gunung Air Hiu yang sudah cukup terkenal.

Ya, wisata tersebut bernama Bukit Kapur, yang berada di pedalaman Desa Ceruk. Destinasi wisata yang sangat indah itu baru dikenal masyarakat Natuna, sekitar 2 bulan lalu.

“Bukit Kapur ini mulai kita buka sekitar empat bulan lalu. Namun baru dikenal masyarakat sekitar dua bulan terakhir,” ujar Aramli, Kepala Desa Ceruk kepada LintasKepri.com ketika sedang membuat pendopo di Bukit Kapur. Ahad (24/12/2017) petang.

Aramli menjelaskan, pembangunan akses jalan masuk dari pemukiman warga ke lokasi wisata Bukit Kapur, merupakan hasil dari swadaya masyarakat Desa Ceruk.

Aramli mengaku tidak akan pernah memungut biaya apapun, kepada para wisatawan yang berkunjung.

“Cuma, rencananya nanti kami akan mempersilahkan warga Ceruk untuk berjualan disini. Dari situlah nanti masyarakat mendapatkan penghasilan dari wisata ini,” ungkap Aramli.

Dalam kesempatan yang sama, Julun, salah seorang Ketua RW 01 Desa Ceruk mengatakan, awalnya wisata Bukit Kapur merupakan lahan miliknya. Karena memiliki pemandangan yang indah, akhirnya banyak yang berminat membeli lahan tersebut, untuk dijadikan tempat bersantai dihari tertentu.

“Kami rencananya juga akan membuat kolam renang disini. Karena disini sudah ada sumber air yang menyerupai kolam renang, yang terbentuk secara alami,” kata Julun.

Terpisah, Melinda (20) salah seorang pengunjung asal Desa Batu Gajah tersebut mengatakan, bahwa Bukit Kapur memiliki pemandangan yang sangat indah dan tidak membosankan. Pasalnya kata dia, selama ini masyarakat Natuna hanya disuguhi bermacam-macam wisata berupa Pantai dan Pulau.

“Bagus sih, cuma jalannya masih agak susah, perlu ada perbaikan kedepan,” ujar Memel, sapaan akrabnya.

Untuk sampai ke Bukit Kapur, perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Dari Kota Ranai, perjalanan memakan waktu sekitar 30 hingga 40 menit.

Pantauan LintasKepri.com dilapangan, para pemilik tanah dilokasi Bukit Kapur telah membangun beberapa gazebo atau pendopo dan jembatan tinggi untuk istirahat dan spot selfie, yang sengaja disediakan bagi para pengunjung.

Para wisatawan bisa menaiki jembatan, yang telah dibangun oleh warga secara swadaya untuk dapat menikmati pemandangan berupa hutan, gunung, laut dan pulau yang bisa kita lihat dari atas jembatan yang terbuat dari kayu tersebut.

Selain itu, lokasi wisata yang berada diatas ketinggian sekitar 200 meter dari permukaan air laut tersebut, juga sudah tersedia warung yang menjual berbagai makanan dan minuman ringan.

Laporan : Erwin Prasetio