BTKL-PP Dinilai Lambat, Pemprov Kepri Akan Tambah Alat PCR

LPP Gurindam web
Sekda Provinsi Kepri, Arif Fadillah.

Kepri, LintasKepri.com – Sekda Provinsi Kepri, Arif Fadillah, menilai kinerja Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) lambat dalam proses penelitian terhadap sampel swab yang diambil dari pasien terduga COVID-19.

Hal itu terbukti saat ini BTKL-PP perlu waktu 4 sampai 5 hari untuk bisa memastikan hasil dari sampel swab.

“Kita akui BTKL-PP agak lambat prosesnya hingga 4-5 hari. Kita sekarang dibantu RSKI Galang. Disana prosesnya bisa 2 hari, tapi kuotanya terbatas,” ujar Arif di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis (1/9).

Dengan kasus COVID-19 yang saat ini sedang signifikan, Pemprov Kepri berusaha menambah alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Kita sedang mencoba untuk menambah alat PCR. Semalam pak Bisri (Kepala Dinas Kesehatan) sudah kita minta koordinasi ke BNPB. Itu sesuai arahan (Pjs) Gubernur untuk tambah PCR,” tutur Arif.

Selain itu, dia mengimbau masyarakat yang telah bepergian dari luar Kepri terutama daerah yang sedang rawan, agar dapat memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit.

“Kalau telah melakukan perjalanan, sebaiknya ketika pulang segera cek kesehatan secara pribadi. Agar diri ini benar-benar bersih,” pesan Arif.

(san)