Pemko Tpi

Banjir di Tanjungpinang, Dicky Novalino dan Apriyandy Buka Dapur Umum Bersama Kedai Kopi Uncle Muthu

Dapur umum dan pengungsian di Kedai Kopi Uncle Muthu, Teluk Keriting, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Sabtu (2/1/2021).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Dua anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Dicky Novalino dan Muhammad Apriyandy membuka dapur umum bersama di Kedai Kopi Uncle Muthu, Teluk Keriting, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Sabtu (2/1/2021).

Dicky Novalino mengatakan, dapur umum dibuka karena ingin membantu langsung masyarakat yang terkena dampak banjir.

“Malam tadi saya turun ke lapangan, ada warga yang belum bisa makan dari pagi karena kondisi rumah tergenang air. Maka, saya dan pak Apriyandy berinisiatif untuk membuka dapur umum agar bisa membantu masyarakat,” ujar Dicky melalui sambungan telepon, Sabtu.

Dapur umum itu telah menyiapkan makanan untuk masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, Dicky mempersilahkan masyarakat yang rumahnya terkena bencana agar mengungsi ke Kedai Kopi Uncle Muthu.

Dapur umum dan pengungsian di Kedai Kopi Uncle Muthu, Teluk Keriting, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Sabtu (2/1/2021).

Politisi Partai Demokrat ini juga menambahkan, hujan yang terjadi sejak Jumat (1/1/2021) kemarin hingga sekarang, membuat curah air di Tanjungpinang sangat tinggi. Sehingga, tidak bisa menampung lagi.

“Ditambah lagi air laut pasang. Jadi ada beberapa wilayah di Tanjungpinang banjir. Kebetulan malam tadi saya sudah meninjau langsung di wilayah dapil saya Tanjungpinang Barat,” ujar Dicky.

Ia juga sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang untuk segera membantu masyarakat yang rumahnya terkena musibah.

Dua anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Dicky Novalino dan Muhammad Apriyandy membuka dapur umum dan pengungsian di Kedai Kopi Uncle Muthu, Teluk Keriting, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Sabtu (2/1/2021).

“Jika air sudah surut, maka kita harap BPBD dan Tagana bisa turut serta membantu masyarakat dalam hal membersihkan rumah dari lumpur yang terbawa dari air banjir. Kita ingin masyarakat dapat beristirahat dengan tenang,” kata Dicky.

(san)