Baktiku Negeriku dari Telkomsel Hadir di Natuna, Ini Manfaatnya

Pembukaan Program Baktiku Negeriku oleh Telkomsel di Desa Sepempang, Natuna.

Pembukaan Program Baktiku Negeriku oleh Telkomsel di Desa Sepempang, Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Dalam rangka mempersatukan dan menghubungkan masyarakat dari Sabang sampai Merauke, melalui kecanggihan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK), PT. Telkomsel, Tbk, membuat program jitu bernama Baktiku Negeriku.

Baktiku Negeriku merupakan sebuah program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Telkomsel, yang berangkat dari kepedulian dalam membangun komunikasi di Indonesia.

Program yang sudah berjalan selama 2 tahun ini, juga menyasar ke Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Rifki Syahbandi, yang merupakan User langsung program Baktiku Negeriku itu mengatakan, bahwa tekhnologi bagaikan sebilah mata pisau, yang bisa dibuat baik dan buruk. Artinya, tekhnologi bisa menjadi manfaat dan bisa pula menjadi ancaman bagi penggunanya, serta bagi masyarakat luas.

“Kita khawatir tekhnologi ini justru menjadi ancaman bagi bangsa dan negara. Apalagi saat ini Pemerintah tengah fokus melawan berita hoax. Untuk itu kami hadir,” ujar Rifki Syahbandi, usai melauncing program Baktiku Negeriku di Kantor Desa Sepempang, Rabu (21/02/2018) siang.

Gedung Digital Centre Telkomsel yang ada di Desa Sepempang.

Gedung Digital Centre Telkomsel yang ada di Desa Sepempang.

Rifki mengatakan, dalam waktu 2 tahun ini, pihaknya sudah melaksanakan program Baktiku Negeriku di 27 Kota dan Kabupaten di seluruh Indonesia, dalam program internet baik paket edukasi literasi digital.

Ia mengaku, program ini akan diprioritaskan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), termasuk Natuna.

“Natuna menjadi Kabupaten ke 7, dari 8 Daerah yang kita seat di base pertama, tahun 2018,” katanya.

Perusahaan operator terbesar di Indonesia itu, juga telah membuat digital centre di Desa Sepempang, yang berfungsi sebagai wadah kontribusi bagi masyarakat, untuk mempromosikan potensi yang dimiliki oleh daerah Natuna, dari berbagai sektor. Seperti pariwisata, kelautan, perikanan serta sektor lainnya.

Perusahaan berbendera merah itu, juga meluncurkan program penggunaan Internet yang Bertanggungjawab, Aman, Inovatif dan Kreatif, atau yang disingkat dengan Internet BAIK.

“Nanti kita akan pilih 10 orang pemuda tempatan, untuk kita jadikan agent kami. Orang ini nanti kita berikan tugas, kita ajak untuk bekerja bakti dan bekerja dikantor, yang nanti juga akan kita gaji atas tugasnya,” pungkas Rifki, didampingi oleh Public Relation Telkomsel wilayah Sumatra, Agus.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Natuna Raja Darmika, menerangkan, bahwa pemilihan Desa Sepempang yang menjadi Desa digelarnya kegiatan Program Baktiku Negeriku ini, murni dari hasil survei oleh pihak Telkomsel, tanpa adanya usulan dari Diskominfo Natuna.

“Oh tidak, ini mutlak yang nunjuk tim survei dari Telkomsel, bukan usulan dari kita,” kata Raja Darmika.

Raja mengaku, bahwa Desa Sepempang memang dijadikan sebagai pilot project Desa Pintar oleh Diskominfo Natuna. Pasalnya, Desa ini dinilai memiliki potensi dan keunikan tersendiri, bila dibandingkan dengan 70 Desa lain yang ada di Natuna.

“Karena disini kita lihat potensi wisatanya ada, seperti Pulau Senoa dan Pantai. Disini juga ada pusat informasi dan pertahanan. Selain itu lokasinya juga dekat dengan Ibukota Kabupaten, dibandingkan dengan 2 Desa lainnya yang ada di Kecamatan Bunguran Timur,” terang Raja.

Selain itu, kata Raja, di Desa Sepempang juga telah dibentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), yang lebih aktif dari 3 daerah lainnya di Natuna yang telah membentuk KIM, seperti di Sedanau, Serasan dan Serasan Timur.

“Program Baktiku Negeri dari Telkomsel ini, memang selaras dengan tujuan Diskominfo, dalam rangka menuju penggunaan dan pemanfaatan TIK dengan baik,” pungkasnya.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top