Bagikan Masker Gratis, Ngesti Minta Orangtua Lindungi Anak dari Kabut Asap

Tampak Ketua Umum PMI Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti, didampingi Bhabinkamtibmas Ranai, Briptu Mudiyanto, saat membagikan masker secara gratis kepada para pengendara.

Tampak Ketua Umum PMI Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti, didampingi Bhabinkamtibmas Ranai, Briptu Mudiyanto, saat membagikan masker secara gratis kepada para pengendara.

Natuna, LintasKepri.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Ranai dan Palang Merah Remaja (PMR) dari sejumlah sekolah di Kecamatan Bunguran Timur, menggelar aksi turun kejalan, untuk membagikan masker secara gratis. Rabu (11/09/2019) petang.

Ribuan masker tersebut dibagikan kepada sejumlah pengendara yang melintas di persimpangan Jalan Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng (depan Masjid Jami’) Ranai.

“Ada sekitar 1500 masker yang kami bagikan kepada para pengendara,” ujar Ketua Umum PMI Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, kepada media ini melalui pesan singkat.

Kata Ngesti, udara di sekitar Kota Ranai, Kabupaten Natuna, sudah tercemari oleh kabut asap yang cukup tebal. Sehingga dapat membahayakan kesehatan warga yang sedang melaksanakan aktifitas diluar rumah.

Wanita yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Bupati Natuna periode 2016-2021 itu, menghimbau kepada seluruh masyarakat Natuna, agar senantiasa melindungi anak-anaknya, dari bahaya kabut asap.

Para relawan foto bersama usai membagikan masker kepada masyarakat Natuna.

Para relawan peduli dampak kabut asap foto bersama usai membagikan masker kepada masyarakat Natuna.

“Kalau bisa anak-anak jangan boleh main keluar rumah dulu, saat kabut asap. Jika pun mau keluar dengan menggunakan kendaraan terbuka, sebaiknya memakai masker, agar tidak mengganggu pernafasan,” pesan Ngesti.

Ngesti mengaku tidak ingin ada korban atas terjadinya musibah kabut asap yang melanda sebagian wilayah Natuna. Untuk itu ia meminta agar masyarakat bisa sadar dan peka terhadap bahaya yang ditimbulkan akibat adanya kabut asap, yang belum diketahui darimana asalnya.

“Makanya kita harus segera mengantisipasi akan hal buruk yang ditimbulkan dari kabut asap ini. Kita tidak ingin ada yang jatuh korban. Jangan dianggap sepele, kabut asap itu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, terutama pada saluran pernafasan,” terangnya.

Dalam menjalankan aksinya, Ngesti didampingi oleh Ketua Markas PMI Natuna, Dede Muhammad Ramli, Kepala UPTD Puskesmas Ranai, Bhabinkamtibmas Briptu Mudiyanto serta para relawan PMR dari sejumlah sekolah tingkat SLTA yang ada di Kecamatan Bunguran Timur.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

    Top