Babinsa Kelarik Barat Santuni Janda Anak Tiga

Babinsa Kelarik Barat Praka Irwanpay Situmorang, saat memberikan sembako kepada Tiawi.
Babinsa Kelarik Barat Praka Irwanpay Situmorang, saat memberikan sembako kepada Tiawi.

Natuna, LintasKepri.com – Anggota TNI AD dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0318/Natuna, yang berada dibawah Komando Koramil 03/Sedanau, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) kepada warga binaannya.

Dia adalah Praka Irwanpay Situmorang, yang merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelarik Barat (Seluan), Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam Komsos yang dilaksanakan pada Sabtu (26/01/2019) pagi, sekitar pukul 10:00 Wib itu, Praka Irwanpay Situmorang, menjenguk seorang janda beranak tiga, yang berada diwilayah tugasnya.

Janda tersebut ialah Tiawi, berusia 76 tahun, yang memiliki pekerjaan sebagai petani.

Saat ini, Tiawi tinggal bersama Ernawati (36), yang merupakan anak angkatnya. Ernawati sendiri, kesehariannya hanya bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT).

Praka Irwanpay Situmorang tampak memeluk Tiawi, seorang janda beranak tiga.
Praka Irwanpay Situmorang tampak memeluk Tiawi, seorang janda beranak tiga.

Istri dari Doni (40) tersebut, tinggal di Dusun Teluk Pancur RT 01 RW 01, Desa Kelarik Barat (Seluan), Kecamatan Bunguran Utara. Doni sendiri, memiliki mata pencaharian sebagai nelayan tradisional.

Hal ini lah yang membuat hati Praka Irwanpay Situmorang, merasa terpanggil. Dan ingin meringankan beban Tiawi beserta keluarganya, dengan memberikan kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako).

“Kami bermaksud untuk memberikan sembako untuk Ibu Tiawi. Biarpun nilainya tidak seberapa, namun kami harap ini bisa membantu meringankan beban keluarga beliau,” terang Praka Irwanpay Situmorang, melalui rilis persnya.

Selain itu, kegiatan Komsos ini juga sebagai ajang untuk menjalin tali silahturahmi, antar Babinsa dengan warga binaannya.

“Ini sebagai bentuk kepedulian dari TNI AD, khususnya Babinsa Kelarik Barat, kepada warga binaannya,” tuturnya.

Praka Irwanpay Situmorang menambahkan, bahwa Tiawi sudah menjanda selama 10 tahun. Sejak ditinggal oleh suami tercintanya menghadap sang pencipta, pada tahun 2009 silam.

“Kami bersyukur, karena kegiatan ini berjalan dengan tertib dan aman,” pungkas Praka Irwanpay Situmorang.

Laporan : Erwin Prasetio