Pemko Tpi

Ade Angga, Ancaman Bagi Petahana

– Dua Kali Tumbangkan Petahana di Pesta Demokrasi

Ade Angga. Foto: ist (sebelum pandemi COVID-19).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Nama Ade Angga kian berkibar di kancah perpolitikan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Ia sukses mengalahkan petahana sebanyak dua kali berturut-turut dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat.

Pertama pada tahun 2018, Ade Angga saat itu sebagai Ketua Tim Pemenangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul-Rahma. Dia sukses mengalahkan petahana Lis Darmansyah yang berpasangan dengan Maya Suryanti.

Kedua, Ade Angga juga sukses mengalahkan petahana Isdianto dalam ajang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri 2020. Lagi-lagi Ade Angga didapuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Ansar Ahmad-Marlin Agustina (AMAN).

Dia menakhodai Tim Pemenangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Ansar Ahmad-Marlin Agustina.

Dengan gayanya yang santai, Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang ini berhasil memenangkan pasangan Ansar-Marlin dan mengalahkan petahana Isdianto yang berpasangan dengan Suryani.

Pengamat Politik, Bismar Arianto, menilai, saat ini Ade Angga merupakan politisi terbaik yang dimiliki Partai Golkar. Dengan gayanya yang khas, Ade Angga juga dinilai berhasil membangun komunikasi dengan masyarakat.

Ade Angga lagi-lagi berhasil meyakini masyarakat bahwa pasangan calon yang ia perjuangkan bisa menang, merupakan yang terbaik untuk masyarakat.

“Saat ini beliau (politisi) yang terbaik. Dia punya kemampuan komunikasi yang baik. Sehingga, pesan yang disampaikan ke masyarakat dapat diterima dengan baik dan juga mudah dipahami,” ujar Bismar kepada LintasKepri, Kamis (25/2).

Kemudian, ia menilai Ade Angga mempunyai kemampuan memimpin tim dengan baik. Meskipun usianya masih muda, namun bisa mengontrol tim yang notabene banyak perbedaan usia dan ego.

“Dia pandai memimpin juga. Dalam suatu tim banyak tipe-tipe orang. Nah dia mampu mengendalikan ego mereka. Sehingga dapat mengoptimalkan potensi tim pemenangan yang ia komandoi,” tutur dosen Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) ini.

Di sisi lain, Bismar tidak menampik jika Ade Angga diuntungkan oleh infrastruktur partai politik yang sampai ke akar rumput masih tetap solid.

“Jika dari atas sampai bawah solid, itu membantu dalam menjalankan strategi politik dalam pemenangan pilkada. Itu keuntungan Ade Angga ya karena infrastruktur dan fasilitas partai yang baik,” katanya.

Melihat kelebihan dan kecerdasan Ade Angga, Wali Kota Tanjungpinang Rahma harus waspada jika ingin masih memimpin Kota Tanjungpinang. Jika tidak, maka Rahma bisa jadi petahana ketiga yang ditumbangkan oleh Ade Angga.

“Ade Angga sangat tepat untuk maju di pilwako 2024. Dia punya track record yang bagus. Dia jadi ancaman bagi Rahma. Rahma harus cari cara agar tidak ditumbangkan oleh Ade Angga,” ungkap Bismar.

(san)