100 Pelaku IKM di Tanjungpinang Ikut Pelatihan Digital Literasi

100 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Tanjungpinang ikut pelatihan digital literasi yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) setempat selama 3 hari dimulai 22 hingga 24 November 2022.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – 100 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Tanjungpinang ikut pelatihan digital literasi yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) setempat selama 3 hari dimulai 22 hingga 24 November 2022.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Hartanto di Plaza Hotel Tanjungpinang, Selasa (22/11).

Dalam sambutannya, Bambang menuturkan, peserta diharapkan dapat memanfaatkan sebaik-baiknya pembelajaran dari materi yang diberikan oleh pemateri melalui pelatihan digital literasi.

Menurutnya, terobosan era baru pemasaran produk IKM melalui digital perlu digesa dan didorong seiring berkembangnya teknologi. Karena, pelaku usaha dalam negeri perlu masuk ke dalam pasar digital dengan konsep terbaik.

“Melalui kegiatan ini kita berharap kepada para pelaku IKM mendapatkan pemahaman bagaimana memanfaatkan akses digital untuk memasarkan produk,” tutur Bambang.

Sementara itu, Kepala Disperdagin Tanjungpinang, Riany melalui Kabid Perindustrian, Suryadharma Sarno, mengatakan pelatihan tersebut diikuti 100 pelaku IKM Tanjungpinang.

“Dilaksanakan selama 3 hari dimulai 22 hingga 24 November 2022,” ungkapnya.

100 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Tanjungpinang ikut pelatihan digital literasi yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) setempat selama 3 hari dimulai 22 hingga 24 November 2022.

Adapun pemateri dalam kegiatan ini dari LPP Gurindam dan DPRD Tanjungpinan.

Suryadharma menambahkan, pelatihan digital literasi tersebut untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai media informasi yang sangat diharapkan dalam meningkatkan layanan informasi IKM kepada masyarakat luas.

Pelatihan tersebut dinilai sebagai wadah untuk membekali akan wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan promosi produk IKM berskala ekspor.

“Hal ini untuk meningkatkan akses pemasaran produk IKM ke luar negeri dan kemampuan IKM dalam menyusun strategi promosi dan pemasaran produk,” jelasnya.

Pelatihan digital literasi bagi IKM Tanjungpinang tahun anggaran 2022 ini turut dihadiri Wakil I DPRD Tanjungpinang, Novaliandri Fathir, Disnaker dan UMKM serta BPKAD Tanjungpinang.

(dar)