Natuna  

Soal Temuan “Kotoran” di AMDK Herin, Dinas Kesehatan Natuna akan Sidak

Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merk Herin, yang diproduksi oleh CV. Herin Natuna.
Kantor Dinas Kesehatan Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, akan segera melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke depot Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merk Herin, yang diproduksi dan dipasarkan oleh CV. Herin Natuna.

Sebelumnya awak media ini telah menerbitkan berita dengan judul ‘Ada “Kotoran” Didalam Air Minum Kemasan Herin, Pemilik Mengaku Kecolongan’ pada edisi Sabtu 10 Desember 2022.

Dalam berita itu dijelaskan, bahwasannya telah ditemukan diduga kotoran atau benda asing didalam Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merk Herin. Benda berwarna putih yang menyerupai serpihan kertas atau kapas itu, melayang-layang didalam air ketika kemasannya diguncang.

Salah seorang pemilik usaha AMDK merk Herin, Herman, mengaku jika benda asing yang diduga kotoran didalam kemasan air minum yang mereka produksi itu, diduga berasal dari rontokan alat penyaringan nano filter. Karena kata dia, setiap pihaknya baru mengganti alat penyaringan atau filter tersebut, sering kali rontok dan mengotori air minum yang akan mereka kemas.

“Kami baru saja ganti filter, jadi mungkin itu filternya rontok serbuknya. Karena kalau baru ganti filter, memang selalu begitu, biasanya air pertama kami buang dulu,” ujar Herman, saat ditemui awak media di Jalan Pattimura – Pering RT 001 RW 005 Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, pada Sabtu (10/12/2022) siang.

Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merk Herin, yang diproduksi oleh CV. Herin Natuna.

Menanggapi hal tersebut, awak media ini mencoba mengkonfirmasi ke Dinas Kesehatan Natuna. Namun saat itu, Kepala Dinas Kesehatan, Hikmat Aliansyah, sedang berada diluar daerah.

Kemudian awak media ini mencoba untuk mengkonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA) ke nomor pribadi sang Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, terkait temuan benda asing diduga kotoran yang ada didalam AMDK merk Herin.

“Waalaikum salam, beberapa waktu yang lalu dari CV herin, ada konfirmasi ke saya tentang kejadian tersebut, mereka bilang itu terjadi karena pergantian saringan yang baru, dan ada kelalaian dari petugas pengisi karena seharusnya setelah diganti saringan tidak langsung diisi ke gelas tetapi dibuang terlebih dahulu,” tulis Hikmat Aliansyah, menjawab pertanyaan awak media.

Setelah menerima informasi tersebut, pihaknya akan segera melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke depot AMDK dan air minum isi ulang milik CV. Herin Natuna.

“Kejadian ini pun menurut mereka hanya untuk 1 dus saja, yang lain tidak, nanti kami akan lakukan sidak untuk memantau kemasan air tersebut,” tulis Hikmat Aliansyah.

Menurutnya, seharusnya tidak boleh terjadi ada benda asing yang masuk kedalam kemasan air minum. Sebab hal itu dapat berpotensi membahayakan kesehatan, bagi orang yang mengkonsumsinya.

“Benda asing yang terdapat di dalam kemasan seharusnya tidak ada dan tidak boleh diminum, berbahaya atau tidak memang tidak terlihat langsung,” sebut Hikmat Aliansyah.

Ditanya kapan Dinas Kesehatan akan melakukan Sidak, “Saya perintahkan secepatnya,” tulis Hikmat Aliansyah, lagi, seraya menutup percakapan dengan awak media.

(Erwin)

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini