Kepri Ekspor 19,2 Ton Kelapa ke Malaysia

Lintaskepricom
Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan dukungannya terhadap peningkatan ekspor produk unggulan daerah, khususnya olahan kelapa. Foto: Pemprov Kepri.

Lintaskepri.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan dukungannya terhadap peningkatan ekspor produk unggulan daerah, khususnya olahan kelapa.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri pelepasan ekspor 19,2 ton produk kelapa ke Malaysia yang digelar di PT Heng Guan Batam Industries, Tanjungpinggir, Sekupang, Batam.

Produk ekspor senilai Rp512,4 juta ini dilepas secara resmi oleh Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepri, menandai langkah konkret Kepri dalam memperluas akses pasar global.

“Kepri memiliki keterbatasan sumber daya, namun letak geografis yang strategis membuatnya sangat potensial dalam rantai perdagangan internasional,” ujar Nyanyang.

Dengan hanya 4 persen wilayah daratan, Kepri terbukti mampu memainkan peran penting dalam ekspor nasional berkat lokasinya yang berdekatan dengan negara-negara seperti Singapura dan Malaysia.

Menurut Nyanyang, hal ini merupakan kekuatan tersendiri yang harus terus dioptimalkan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk Badan Karantina, Bea Cukai, Otoritas Pelabuhan, dan Bandara.

“Ekspor bukan hanya soal barang keluar, tapi menciptakan nilai tambah dari hulu ke hilir. Dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Wagub Nyanyang juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang tertuang dalam PP Nomor 36 Tahun 2023.

Aturan ini mewajibkan eksportir untuk memasukkan hasil devisa ekspor ke sistem keuangan dalam negeri sebagai bentuk kontribusi pada ekonomi nasional.

Pemprov Kepri, kata Nyanyang, akan terus mendorong ekspor meskipun menghadapi keterbatasan infrastruktur dan sumber daya.

Fakta bahwa Kepri sudah berhasil menembus pasar Singapura, Malaysia, dan Vietnam membuktikan bahwa wilayah ini memiliki potensi ekspor yang luar biasa.

“Kami yakin produk-produk unggulan Kepri, seperti olahan kelapa, akan membuka peluang lebih besar bagi sektor perkebunan daerah dan memperkuat posisi Kepri sebagai poros baru ekspor nasional,” tegasnya.(*)

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini