Danramil 03/Sedanau Santuni Janda Penjual Tikar Pandan

Danramil 03/Sedanau saat memberikan santunan kepada warga binaannya.

Danramil 03/Sedanau saat memberikan santunan kepada warga binaannya.

Natuna, LintasKepri.com – Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 03/Sedanau, Kapten (Arm) Bambang Hendratno, memberikan santunan kepada Mai Salamah (65), salah seorang warga binaannya.

Kegiatan ini dilaksanakan Danramil 03/Sedanau, di kediaman Mai Salamah, di Jalan Kartini RT 03 RW 08, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Selasa (29/01/2019) siang, sekitar pukul 13:30 Wib.

Mai Salamah, merupakan seorang janda beranak lima, yang ditinggalkan suaminya tercinta menghadap sang pencipta, pada tahun 2010 silam.

Saat ini, Mai Salamah hanya tinggal bersama kedua anaknya, yang mengalami cacat mental.

“Ibu Mai Salamah punya lima orang anak, yang tiga orang sudah berkeluarga, yang dua orang tinggal bersamanya, dengan kondisi keterbelakangan mental,” terang Kapten (Arm) Bambang Hendratno, melalui rilis persnya.

Danramil 03/Sedanau Kapten (Arm) Bambang Hendratno.

Danramil 03/Sedanau Kapten (Arm) Bambang Hendratno.

Kata Danramil 03/Sedanau, Mai Salamah memiliki pekerjaan sebagai penjual tikar pandan. Dari hasil jualannya tersebut, Mai Salamah harus menghidupi kedua putra dan putrinya, yang mengalami cacat gangguan jiwa dan keterbelakangan mental sejak lahir.

Kedua anaknya tersebut, ialah Fahullazi (43) berjenis kelamin laki-laki dan Khatimah (38) berjenis kelamin perempuan.

“Selain menjual tikar pandan, Ibu Mai Salamah juga berjualan kerupuk atom keliling, yang di dapat dari usaha tetangganya di kampung dan mendapatkan upah dari berjualan keliling tersebut,” jelas Kapten (Arm) Bambang Hendratno.

Dengan memberikan bantuan berupa sembako, Danramil berharap dapat membantu meringankan beban Ibu Salamah beserta keluarganya, yang hidup secara pas-pasan.

“Meski jumlahnya tidak seberapa, namun ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap warga diwilayah binaan kami,” pungkasnya.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

    Top