Babinsa Pulau Tiga Pantau Sosialisasi Perbup Nomor 21 Tahun 2014

Sosialisasi Perbup nomor 21 tahun 2014 tentang jam wajib belajar malam.

Sosialisasi Perbup nomor 21 tahun 2014 tentang jam wajib belajar malam.

Natuna, LintasKepri.com – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pulau Tiga (Tanjung Kumbik), Sertu A. Harahap, menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbub) nomor 21 tahun 2014, tentang jam wajib belajar malam.

Sosialisasi ini, digelar di Aula Pertemuan Desa Tanjung Kumbik, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Rabu (20/02/2019) kemarin, sekitar pukul 08:30 Wib.

Dalam ini, kehadiran Babinsa Pulau Tiga Sertu A. Harahap dilokasi acara, selain untuk menghadiri undangan dari pihak Pemerintah Desa, juga melakukan pemantauan dan pengawasan, selama berlangsungnya kegiatan.

“Agar bisa memonitor apa-apa saja yang terjadi diwilayah binaan saya,” ujar Sertu A. Harahap, melalui rilis persnya.

Kata Anggota TNI AD dari jajaran Koramil 03/Sedanau tersebut, kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan sesuai rencana.

Foto bersama usai acara.

Foto bersama usai acara.

Dalam kegiatan ini, tampak puluhan masyarakat Tanjung Kumbik, terutama para orang tua murid, sangat antusias untuk mengikuti sosialisasi Perbup nomor 21 tahun 2014 tentang jam wajib belajar malam, yang disampaikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Natuna.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan para orang tua dapat mengawasi dan memantau perilaku anaknya, saat memasuki jam wajib belajar malam.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Pulau Tiga Barat Tabrani, Sekcam Pulau Tiga Barat Junaidi beserta staff, Kasi Intel Satpol PP Natuna Hasanuddin, Kasi Penegakan dan Penindakan Satpol PP Natuna Edi Yohanes, Kapolsubsektor Brigadir Muhammad Dun, Bhabinkamtibmas Brigadir Yopi, para Kepala Desa, para Kepala Sekolah di Pulau Tiga Barat, BPD, RT, RW dan sejumlah masyarakat.

Camat Pulau Tiga Barat, Tabrani menghimbau, agar masyarakatnya bisa mengawasi dan menindak anaknya yang masih duduk dubangku sekolahan, yang tidak mau belajar pada jam wajib belajar malam.

“Jangan biarkan anak-anak kita keluyuran pada jam wajib belajar malam. Orang tua harus tegas dan disiplin kepada anak-anaknya, agar tidak melakukan hal negatif diluar rumah,” ungkap Tabrani, dalam sambutannya.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

    Top