WFH Berakhir, Isdianto Belum Pikirkan Sanksi Pegawai Tak Ngantor

Menjelang berakhirnya masa work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, Plt Gubernur Kepri Isdianto meninjau penerapan protokol kesehatan di sejumlah Kantor OPD di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (4/6).

Kepri, LintasKepri.com – Menjelang berakhirnya masa work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, Plt Gubernur Isdianto meninjau penerapan protokol kesehatan di sejumlah Kantor OPD di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (4/6).

Pada kesempatan itu, Isdianto melihat jarak antar meja pegawai serta fasilitas penunjang kesehatan.

Isdianto mengatakan mulai Jumat (5/6), aktivitas di Pemprov Kepri sudah kembali berjalan seperti biasa.

“Namun, walaupun seperti biasa, kita jangan terlena. Tetap waspada. Maka dari itu, saya meninjau sejumlah kantor untuk mengecek kesiapan sebelum aktivitas pegawai kembali seperti biasa,” tutur Isdianto di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kepri.

Dia mengajak agar para pegawai cepat beradaptasi dengan sistem kerja baru yang menyesuaikan fase new normal.

Isdianto dengan santai belum memikirkan sanksi apa yang pantas diberikan jika nantinya ada pegawai tidak masuk kantor.

“Untuk sanksi nanti dululah. Belum pikir kesana. Yang utama, aktivitas kembali berjalan seperti biasa. Kita melayani masyarakat tapi tetap menerapkan aturan protokol kesehatan,” katanya.

Sebelumnya, Isdianto telah menerapkan work from home (kerja dari rumah) untuk pegawai Pemprov Kepri sejak 18 Maret 2020 lalu.

Isdianto sudah beberapa kali memperpanjang WFH untuk pegawai saat itu.

(san)