Warga Selemam Minta Perbaikan Jalan, PUPR Natuna : Setiap Tahun Kita Usulkan ke Provinsi

Kondisi jalan menuju Desa Selemam, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Warga Desa Selemam, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengaku sangat miris melihat jalan menuju ke Desa mereka, yang kondisinya rusak parah.

Hal itu disampaikan Al Hamid (30) Warga Desa Selemam, bahwa masyarakat setempat sudah lama mendambakan adanya pembangunan perbaikan ruas jalan dari dan ke Desa mereka.

“Sudah lama sekali kondisi jalan menuju Selemam itu rusak parah, sampai sekarang belum pernah ada perbaikan,” ucap Hamid, kepada media ini, Senin (08/03/2021) kemarin.

Jalan di Desa Selemam, Natuna, yang penanganannya menjadi kewenangan Provinsi Kepri.

Kata dia, keluhan tersebut sudah sering disampaikan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, namun hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda akan diperbaiki.

Hamid mewakili seluruh warga Selemam, berharap kepada Pemerintah agar memperhatikan masalah infrastruktur jalan, yang menjadi akses vital bagi masyarakat yang tinggal di Desa berpenduduk 413 jiwa tersebut.

“Intinya yang kami harapkan pertama kali adalah pembangunan perbaikan jalan menuju ke Desa kami. Karena setiap hari dilalui oleh warga,” harap salah seorang perangkat Desa Selemam tersebut.

Warga Desa Selemam saat melaksanakan gotong-royong untuk memperbaiki jembatan yang rusak parah.

Sebelumnya warga setempat juga telah melakukan gotong-royong perbaikan jembatan darurat penghubung Desa Selemam dengan Desa Ceruk. Jembatan yang terbuat dari kayu itu tampak sudah lapuk termakan usia, sehingga sangat berbahaya bagi warga yang melintasinya.

Pantauan media ini dilapangan, jalan antara Desa Ceruk menuju Desa Selemam, memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Dimana aspal yang sebelumnya menyelimuti susunan batu, sudah tampak hancur dan hanya menyisakan batu sebagai alas jalan. Sehingga jika kendaraan kita melintas diatasnya terasa bergetar, karena permukaan jalan sudah tidak lagi rata dan terjal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Natuna, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Marzuki, menuturkan, jika jalan Selemam adalah ruas jalan milik Pemerintah Provinsi Kepri. Sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penanganan.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Natuna, Marzuki, saat ditemui diruang kerjanya.

Marzuki menjelaskan, jika di Kabupaten Natuna terdapat beberapa ruas jalan dengan status penanganan yang berbeda. Disebutkannya, ada 5 SK bagi penanganan jalan tersebut sesuai kewenangannya, seperti SK ruas jalan Nasional, ruas jalan Provinsi, ruas jalan Kabupaten, ruas jalan lingkungan dan ruas jalan non status.

“Dari simpang tiga jalan Limau Manis, menuju ke Desa Ceruk dan Selemam itu, adalah ruas jalan Provinsi. Jadi kalau kita nak menangani itu, kita harus koordinasi dulu ke Provinsi. Jadi bukan kita tidak mau menangani,” jelas Marzuki, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (09/03/2021) siang.

Ia mengakui bahwa setiap tahun pihaknya selalu mengusulkan pembangunan ruas jalan tersebut ke Pemerintah Provinsi. Termasuk ruas jalan yang ada di Desa Pian Tengah, Kecamatan Bunguran Barat.

Ruas Jalan Desa Limau Manis, Natuna, juga menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepri.

Namun hingga saat ini Pemerintah Provinsi Kepri masih fokus untuk membangun jalan lanjutan trans Batubi -Kelarik.

“Saya rasa Provinsi juga sama, karena anggaran terbatas, tidak bisa tercover semua. Tahun ini Provinsi masih melanjutkan jalan yang dari Batubi arah ke Kelarik itu, kalau tidak salah tahun ini dianggarkan Rp 21 milyar,” ucap Marzuki.

Meski demikian, tahun ini Dinas PUPR Natuna juga akan melakukan pemeliharaan perbaikan ruas jalan yang ada di Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut. Kemudian juga melaksanakan pembangunan jalan lapis hotmix di Desa Ceruk, menuju ke Desa Selemam, sepanjang kurang lebih 1 kilometer.

“Sebenarnya untuk menangani jalan dari Limau Manis ke Selemam itu kewenangan Provinsi. Namun disisi lain kan yang melewati juga warga kita, jadi kita bantu lah untuk perbaikannya. Kalau untuk bangun sekaligus kita tidak ada anggaran, anggaran kita kan terbatas. Yang kita prioritaskan tentu yang ruas jalan Kabupaten dulu,” tutur Marzuki.

Kondisi jalan di Desa Limau Manis, Natuna, juga kewenangan Provinsi. Namun tahun ini Dinas PUPR Natuna telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 milyar untuk melakukan perbaikan berupa pemeliharaan.

Marzuki berharap agar masyarakat Natuna dapat membedakan antara ruas jalan Kabupaten, Provinsi maupun Nasional.

“Karena masyarakat itu tahunya semua di Dinas PUPR Natuna, padahal kan ada SK nya masing-masing, bukan kewenangan kita semua yang menanganinya. Namun tetap setiap tahun kita usulkan itu, baik ke Provinsi maupun ke Pusat,” tutup Marzuki.

Berikut ruas jalan yang menjadi kewenganan Pemerintah Pusat, yaitu jalan Selat Lampa – Sekunyam, Sekunyam – Cemaga, Cemaga – Sungai Ulu, Sungai Ulu – Ranai (Lanal Ranai), Ranai – Tanjung, Tanjung – Tanjung Datuk dan Tanjung Datuk – Teluk Buton.

Sementara untuk ruas jalan Provinsi, yaitu Tanjung – Bukit Leman, Batubi – Sebangkar, Harapan Jaya – Padang Hangus, Padang Hangus – Cemaga, Sekunyam – Pian Tengah, Padang Hangus – Binjai, Harapan Jaya – Bukit Leman, Bukit Leman – Batubi, Batubi – Tanjung Kudu, Batubi – Kelarik, Bandarsyah – Penagi, Batu Bayan – Cemaga, Setengar – Teluk Depih dan jalan lingkar di Pulau Serasan.

Pj. Sekda Natuna, Hendra Kusuma, saat ditemui sejumlah awak media diruang kerjanya.

Sementara itu ditempat terpisah Pj. Sekda Natuna, Hendra Kusuma, menuturkan, bahwa sejatinya Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna sangat konsen terhadap pembangunan di Bumi Laut Saktu Rantau Bertuah. Namun karena alasan anggaran, sehingga tidak semua sarana infrastruktur dapat terbangun secara maksimal dan bersamaan.

“Ya kita tahu sendiri lah, selama pandemi Covid ini, banyak kegiatan yang dipending. Kita utamakan dulu yang skala prioritas. Namun tetap kita upayakan semaksimal mungkin, ya berangsur-angsur lah,” ucap Hendra Kusuma, kepada sejumlah awak media diruang kerjanya, baru-baru ini. (Erwin)