
LINTASKEPRI.COM, BATAM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menghadiri Pesta Orientasi Pelayanan Gereja HKBP 2022 di Gedung Serbaguna HKBP Batu Aji Lama, Batam, Ahad (06/11).
Acara yang diselenggarakan oleh Panitia Pesta Orientasi Pelayanan HKBP ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kepri Rizki Faisal, Anggota DPRD Kepri Onwar Siahaan, Pemimpin Jemaat HKBP Batu Aji Lama Pdt. LD Sibarani, Tim Percepatan Pembangunan Anto Duha, Kadisnaker Mangara Simarmata, dan Widyaiswara Ahli Utama Lamidi.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua I DPRD Kepri Rizki Faisal mengatakan ramainya jemaat yang hadir menandakan tingginya semangat beragama, dan majunya moderasi beragama di Kepri.
“Saya katakan tidak ada kelas 1 atau kelas 2, kita semuanya sama adalah masyarakat Kepri yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk membangun Kepri lebih maju lagi,” kata Gubernur Ansar.
Pada kesempatan sama Wakil Ketua I DPRD Kepri Rizki Faisal menambahkan, sebagai warga Kepri hendaknya bersyukur mempunyai indeks kerukunan beragama hampir 77 poin. Sehingga menjadikan Kepri provinsi yang sangat bertoleransi urutan pertama se Sumatra dan peringkat ke 9 se Indonesia.
“Kita harus bergandeng tang 10an bahu membahu untuk membangun Kepri bersama. Di Batam ini walau sangat mejemuk ada masjid, gereja dan vihara yang saling berdekatan tetapi kita bisa rukun dan damai bersama,” kata Rizki Faisal.
Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutannya juga mengatakan, dengan Kepri akan menjadi tuan rumah konferensi FKUB se-Indonesia menunjukan bahwa Kepri menjaga bangsa ini ke depan dan berkelanjutan.
Gubernur Ansar memaparkan progres program kerja dan proyek strategis yang sedang digesanya. Seperti pembangunan Jembatan Batam Bintan yang menurutnya akan mulai dilaksanakan pada Maret 2023.
“Kita juga mempunyai program bantuan pinjaman 20 Juta untuk UMKM berkerja sama dengan Bank Riau Kepri Syariah dengan bunga nol persen” ungkapnya.
Selain itu di Bulan Maret 2023 Gubernur Ansar menjelaskan juga akan mempersiapkan rumah singgah di Jakarta untuk masyarakat Kepri yg ingin berobat ke Jakarta. Lalu bantuan pendidikan juga diberikan, dengan sistem online agar bantuan ini tepat sasaran.
“Tahun ini kita juga akan membuka kelas baru sebanyak 134 kelas di Batam, jadi ajaran tahun baru ini tidak ada lagi yg kekurangan kelas, 4 sekolah baru akan di bangun di awal 2023. Saya akan mengupayakan untuk pendidikan agar dipermudah,” demikian Gubernur.
Laporan: Redaksi