Lintaskepri

Inspirasi Masyarakat Kepri

Wakil Bupati Minta Pemerintah Pusat Lebih Serius Urus Natuna

Nov 12, 2023
Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda (kanan) saat menyampaikan pandangan dalam rapat koordinasi dengan Kemenko Polhukam di kantor Bupati Natuna.(foto : Nang)
Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda (kanan) saat menyampaikan pandangan dalam rapat koordinasi dengan Kemenko Polhukam di kantor Bupati Natuna.(foto : Nang)

 

 

NATUNA , Lintaskepri.com – Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta kepada pemerintah pusat agar lebih serius mengurus Natuna sebagai daerah perbatasan dan kawasan strategis nasional.

Hal ini diutarakan ‘wak yal, sapaan akrabnya, kepada Asisten Deputi Kemenko Polhukam saat melakukan kunjungan kerja ke Natuna beberapa waktu lalu.

“Kenapa sampai sekarang sinyal aja susah. Apakah mau kita tutup rapat rapat atau mau kita buka seluas luasnya supaya dunia tau siapa yang punya Natuna ini,” ujarnya dengan raut wajah penuh kekecewaan.

Menurutnya, Natuna merupakan daerah teramat penting bagi pemerintah pusat di kawasan Asia Pacific. Sebab, kawasan terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini memiliki segudang potensi.

Secara geografis, posisi kabupaten Natuna berada di tengah-tengah beberapa ibukota negara di Asean, hal ini menjadi salah satu faktor membuatnya sangat strategis.

Lebih lanjut dikatakan Rodhial, wilayah laut Natuna merupakan kawasan pelayaran internasional. Setiap hari tak kurang dari 200 kapal melintas lewat jalur ALKI 1.

Kapal-kapal tersebut bertolak menuju Selat Singapura dan Batam. Namun sebelum kesana mereka terlebih dahulu melintasi kawasan laut Midai.

“Salah satu sumber pendapatan singapura dengan memanfaatkan peluang ini. Melalui transitmen trading, kapal-kapal berhenti sejenak di area tambat labuh dan belanja kebutuhan kapal lainnya,” ungkapnya.

Apabila peluang ini dimanfaatkan kata dia, akan sangat besar casflhflow yang diperoleh dan Natuna lah yang lebih strategis untuk mendapatkannya.

“Secara undang-undang bupati tidak punya kewenangan di laut, sementara kawasan kami paling luas wilayah lautnya. Ini menjadi kewenangan pemerintah pusat, makanya kami mohon dengan sangat supaya serius mengurus daerah perbatasan ini,” harapnya.

Menanggapi hal ini Asisten Deputi (Asdep) Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polhukam, Marsma Budi Eko, mengaku sepakat dengan apa yang disampaikan Wabup Natuna.

“Saya sangat sepakat kalau Natuna ini sangat strategis, apalagi dari sisi pertahanan. Untuk itulah kami datang ke sini untuk menyerap langsung permasalahan yang ada”.

Budi meyakini segala persoalan dihadapi pasti ada solusinya. Segala persoalan yang ditemukan di Natuna akan disampaikan kepada pimpinan untuk mencari jalan keluarnya.(Herry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *