Wakil Bupati Ajak Generasi Muda Mengisi Ceramah di Masjid

SAMBUTAN - Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda saat safari ramadhan di Masjid Al-Whusto, Air Mali, Sabtu malam, 1 April 2023.(foto : ist)
SAMBUTAN – Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda saat safari ramadhan di Masjid Al-Whusto, Air Mali, Sabtu malam, 1 April 2023.(foto : ist)

 

NATUNA , Lintaskepri.com – Malam ke dua safari ramadhan pemerintah kabupaten Natuna, Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda mengunjungi Masjid Al-Wustho, Desa Air Mali, Kecamatan Bunguran Utara, Sabtu 01 April 2023.

Wakil Bupati Rodhial Huda didampingi Wakil Ketua II DPRD Natuna Jarmin Sidik dan sejumlah rombongan lainnya.

Kedatangan orang nomor dua di kabupaten terdepan ini, disambut baik oleh Sekretaris Camat bersama kepala desa di wilayah kecamatan Bunguran Utara.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa untuk para almarhum dan almarhumah. Dilanjutkan dengan buka puasa bersama, sholat Maghrib, Isya, dan tarawih berjamaah serta tausyah.

Dalam sambutannya Rodhial Huda mengatakan, terus mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk terus memakmurkan Masjid di wilayah masing-masing.

“Kalau kita memakmurkan masjid di suatu wilayah, insyallah wilayah tersebut akan terhindar dari kemurkaan Allah SWT,” pungkasnya dihadapan para jemaah.

Menurutnya, dalam rangka memakmurkan Masjid di Natuna, para generasi muda harus dilibatkan dan diberikan kesempatan untuk mengisi ceramah di Masjid maupun Surau.

Apabila generasi muda sudah beriman, maka keinginan untuk memakmurkan Masjid pasti tercapai. Sehingga kedepan terbentuk kabupaten Natuna yang mencintai rumah Allah.

Sementara itu, Sekcam Bunguran Utara Abdul Karim mengatakan, pihak Kecamatan menjalankan program Jumat keliling yang melibatkan Kepala Desa, BPD dan para ketua Masjid.

“Disamping itu, kami juga melaksanakan kegiatan safari ramadhan di setiap desa. Ini dilakukan untuk mempererat tali silaturrahmi sesama masyarakat Bunguran Utara,” ucapnya.

Sedangkan Ustadz Nasoha dalam ceramahnya menyampaikan, ada tiga golongan manusia tidak diterima amalannya selama bulan puasa yaitu, suami istri yang tidak saling bertegur sapa atau saling tidak memaafkan, tidak menjaga kerukunan antar tetangga di lingkungan tempat tinggal, serta tidak merasakan kesusahan yang di alami oleh tetangga.

“Maka dari itu mari kita sama–sama hindari ketiga hal yang membuat amalan puasa kita tidak diterima oleh Allah SWT,” tutupnya.LK-herry