Tanggapi Kritik Warganet, Daeng Bahar Beberkan Tantangan Awal Lis Raja

Lintaskepricom
Eks Sekretaris Tim Pemenangan Lis Raja, Daeng Bahar. Foto: koleksi pribadi.

Lintaskepri.com, Tanjungpinang – Menyikapi dinamika di media sosial, khususnya Facebook, yang menyoroti berbagai harapan dan kritik terhadap kepemimpinan Lis Raja, mantan Sekretaris Tim Pemenangan Lis Raja, Daeng Bahar, angkat bicara.

Menurutnya, harapan besar masyarakat terhadap pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih adalah hal yang wajar, apalagi mereka datang dengan visi “Tanjungpinang Berbenah” yang menjanjikan perubahan.

Namun, ia mengingatkan bahwa masa kepemimpinan Lis Raja baru efektif berjalan kurang dari dua bulan sejak pelantikan.

“Sejak awal menjabat, Lis Raja langsung dihadapkan pada sejumlah tantangan berat, mulai dari masalah tunda bayar pada APBD 2024, target pendapatan yang belum optimal, hingga kewajiban efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” ujar Daeng Bahar, Senin (6/5/2025).

Menurutnya, fokus Lis Raja saat ini adalah memperbaiki kinerja aparatur pemerintahan.

“Sistem pemerintahan dan anggaran sebesar apa pun tidak akan berdampak jika tidak ditopang oleh sumber daya manusia yang kompeten. Maka pembenahan internal menjadi prioritas awal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bahar menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang sedang melakukan penyesuaian anggaran akibat potensi defisit tahun 2025, yang dipicu oleh kewajiban tunda bayar serta proyeksi pendapatan yang kemungkinan tak sesuai target.

Terkait janji politik Lis Raja, ia menegaskan bahwa semua program akan dijalankan secara bertahap sesuai tahapan perencanaan pembangunan.

Saat ini, Kota Tanjungpinang masih mengacu pada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024–2026.

Sementara RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) sebagai penjabaran visi-misi Lis Raja masih dalam proses penyusunan dan baru akan efektif berjalan pada 2026.

“Namun, bukan berarti mereka menunggu tanpa aksi. Saat ini sudah banyak langkah pembenahan yang dijalankan, mulai dari pelayanan publik, penataan kota, produk hukum daerah, hingga sistem keuangan daerah,” imbuhnya.

Ia berharap masyarakat dapat memberikan waktu dan ruang kepada Lis Raja untuk menuntaskan berbagai persoalan mendasar pada 2025, agar pada 2026 visi dan program prioritas mereka dapat dijalankan secara maksimal.

“Kita semua berharap bahwa berbagai persoalan di tahun 2025 ini dapat diatasi oleh pemerintahan Lis Raja. Sehingga tahun 2026 mendatang, Visi Misi dan Program Prioritas Lis Raja yang sudah ditetapkan melalui RPJMD dapat berjalan lebih optimal sesuai harapan masyarakat Kota Tanjungpinang,” ujarnya.(*)

 

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini