'

Tanam Kebaikan untuk Generasi Kepri

Gubernur H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk menanam nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak. Akan ada buah kebaikan yang membentuk karakter baik generasi muda Kepri.

“Kita tanamkan kebaikan dan kebajikan pada anak anak sejak dini. Kelak mereka akan meniru kita berbuat kebaikan di kala mereka dewasa,“ kata Nurdin saat Safari Ramadhan di Masjid Muhajirin
Batu Merah Sabtu (2/6) malam.

Di awal bulan Juni ini, Nurdin melangsungkan aktivitas Ramadhan di Natuna dan Kota Batam. Di Natuna, Nurdin menghadiri majelis iftar di Masjid Jami Ranai. Peringatan Nuzul Quran tingkat Provinsi dilaksanakan di Masjid Agung Natuna. Di Batam, selain di Masjid Muhajirin, Nurdin melaksanakan buka puasa bersama di Masjid Raudhatul Jannah, Sengkuang Raya.

Peringatan Nuzul Quran ini menghadirkan KH Tengku Zulkarnaen sebagai penceramah. Hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur H Isdianto dan Ibu Hj Rosmerry Isdianto, Bupati Natuna Hamid Rizal, Wakil Bupati Natuna Hj Ngesti, anggota DPRD Kepri Tawarich, Raja Astagena, Hj Taufik.

Gubernur mengatakan dengan peringatan Nuzul Quran ini, jamaah menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup. Juga ditanamkam kepada generasi penerus agar kelak menjadi generasi yang qurani.

Dalam tausyiah di Batam, Nurdin mengajak jamaah untuk terus beramal baik. Dia mencontohkan almarhum H Muhammad Sani yang terkenal melalui Untung Sabutnya. Sani telah banyak membantu masyarakat, sehinghaa masyarakat selalu mengenangnya dalam kebaikan.

“Contoh apa yang selalu beliau katakan; Biarkan orang melempar batu, kita balas dengan pisang,“ kata Nurdin.

Menurut Nurdin, nilai-nilai kebaikan memang harus terus ditanamkan kepada generasi muda. Orang tua pun harus mencontohkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Nurdin juga menegaskan pendidikan agama harus terus diberikan kepada anak-anak. Karena merekalah generasi penerus dan yang akan menyiarkan agama di masa depan.

“Terimakasih tidak terhingga pada para orang tua yang telah mempercayakan anak-anaknya untuk mendalami ilmu agama dan mengaji. Juga pada para guru yang sabar mengajarkan dan mendidik anak-anak mengaji dan ilmu agama,” kata Nurdin.

Sumber: Humas Kepri

Baca juga :

Top