Pemko Tpi

Siap Lepas Jabatan, Gubernur Kepri Isdianto Saat Ini Gesa Pekerjaan yang Belum Selesai

Gubernur Kepri Isdianto.

Kepri, LintasKepri.com – Gubernur Kepri Isdianto mengaku siap untuk melepas jabatannya sebagai Gubernur Kepri pada 12 Februari 2021 mendatang.

Namun, sebelum melepas jabatan, ia saat ini sedang fokus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang masih menumpuk.

“Sebagai warga negara yang baik, mau tidak mau ya kita harus siap. DPRD sudah paripurna kalau jabatan saya 12 Februari selesai,” ujar Isdianto dihubungi LintasKepri, Kamis (4/2).

Mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah itu juga menuturkan saat ini ada beberapa berkas yang akan di selesaikannya sebelum masa jabatan berakhir.

“Ada berkas yang menumpuk. Saya harus tanda tangan satu-satu sebelum tanggal 12. Berkas seperti SK, peraturan gubernur dan lainnya,” kata Isdianto.

Saat disinggung terkait suksesornya nanti, Isdianto enggan menjawab terlalu lebar. Yang pasti ia menitipkan pesan kepada pegawai yang bekerja di Pemerintah Provinsi Kepri agar tetap loyal kepada pemimpin.

“Tetap loyal pada pemimpin, jangan ada gesekan di internal. Tunjukkan etos kerja yang tinggi agar masyarakat puas. Kalau ada yang berkecai dan tidak kompak kasihan masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Arif Fadillah, dijumpai beberapa waktu lalu mengaku siap jika ditunjuk Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, sebagai Pelaksana tugas (Plt) gubernur hingga pelantikan gubernur definitif.

“Sebagai ASN yang baik saya pasti siap ditempatkan dimana saja dan diberikan jabatan apa. Jika dipercaya sebagai Plt gubernur, saya komitmen menjaga Kepri ini tetap kondusif,” katanya.

Seperti diketahui, Isdianto menjabat sebagai Gubernur Kepri definitif pada 27 Juli 2019 lalu. Ia dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo menggantikan Nurdin Basirun yang berhalangan tetap.

Sebelumnya Isdianto dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo pada 27 Maret 2018 sebagai Wakil Gubernur menggantikan Nurdin Basirun yang naik kelas menjadi Gubernur Kepri menggantikan almarhum Muhammad Sani yang berhalangan tetap.

(san)