Sekda Kepri Sayangkan Masyarakat Belum Gencar Gunakan Uang Elektronik di Tengah Pandemi

Salah satu tempat makan di Tanjungpinang sudah menyediakan transaksi pembayaran melalui uang elektronik.

Kepri, LintasKepri.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Arif Fadillah, menyayangkan masyarakat setempat hingga kini belum terbiasa menggunakan uang elektronik dalam bertransaksi jual beli di masa pandemi COVID-19.

“Kita sudah lama menerapkan uang elektronik. Tapi masyarakat kita masih kurang menggunakan itu,” katanya, Senin (15/6).

Padahal, sambung Arif, di masa pandemi COVID-19 ini, penggunaan uang elektronik lebih baik. Karena dapat menghindari bersentuhan sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran corona.

“Kita memaklumi masyarakat kurang menggunakan itu. Karena tidak banyak yang punya. Tapi saat ini penggunaan uang elektronik lebih bagus. Menghindari bersentuhan langsung,” tutur dia.

Arif berharap masyarakat sadar betapa pentingnya menggunakan uang elektronik dalam melakukan transaksi.

“Semoga masyarakat kita sadar pentingnya menggunakan itu. Selain menghindari bersentuhan, uang elektronik aman saat kita bepergian,” harap Arif.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sudah menerapkan pembayaran non tunai atau menggunakan uang elektronik untuk transaksi jual beli.

Uang elektronik ialah uang digunakan dalam transaksi internet dengan cara elektronik. Salah satunya e-banking.

(san)