Sekda Batam Minta Masyarakat Penerima BST Agar Selalu Bersyukur

Salah seorang KPM saat mengambil BST di Kantor Pos Kota Batam, Kepri (foto dok. transkepri.com)

Batam, LintasKepri.com – Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 7 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Kota Batam mencapai 22.301 keluarga. Dengan nominal bantuan yang akan diterima sebesar Rp 300 ribu perbulan.

“BST ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah kepada bapak ibu, yang ikut merasakan dampak Covid-19,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin, saat menyerahkan BST secara simbolis di Kantor Pos SP Plaza, Batuaji, Kota Batam, seperti dilansir dari wartakepri.co.id beberapa waktu lalu.

Acara yang dihadiri oleh Jefridin ini yakni penyaluran untuk dua Kelurahan yakni Bukit Tempayan 165 KPM dan Kibing 319 KPM. Penyaluran BST tahap 7 ini dilakukan secara serentak dan bertahap.

Ia berpesan kepada KPM agar memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin. Hal ini sejalan, dengan tujuan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), yakni mengurangi beban dan meningkatkan daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19, melalui program bantuan sosial.

“Saya minta terimalah dengan ikhlas, pergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” harap Jefridin.

Tidak lupa ia mengajak seluruh KPM penerima BST untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Bahkan ia mengutip isi surah Ibrahim ayat 7 yang berbunyi, lainsyakartum laaziidannakum walainkarfartum inna ‘adzaabii lasyadid.

“Artinya, jika kalian bersyukur pasti akan Aku tambah nikmat-Ku padamu, tetapi jika kalian kufur sesungguhnya adzab-Ku amatlah pedih,” ucap Jefridin.

Sebagai informasi, bahwa BST ini merupakan program bantuan sosial dari Kemensos RI, yang diperuntukkan bagi warga terdampak Covid-19, yang tidak terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun program bantuan lain dari Pemerintah.

BST dibagikan kepada masyarakat sejak bulan April hingga Desember tahun ini. Dan rencananya Kemensos RI akan memperpanjang penyalurannya hingga Juni tahun 2021 mendatang.