Pemko Tpi

Sat Intelkam Tanjungpinang Bersama Kombesgor Berbagi Ditengah Pandemi

Sat Intelkam Polres Tanjungpinang bersama Kombesgor Kepulauan Riau (Kepri) memberikan bantuan berupa paket sembako ke masyarakat yang berdampak COVID-19. Sembako disalurkan dengan cara mendatangi rumah-rumah warga (door to door) di beberapa Kelurahan Kota Tanjungpinang yang memang layak mendapatkan bantuan, Sabtu (16/5) siang. Jumlahnya mencapai 200-an lebih.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Sat Intelkam Polres Tanjungpinang bersama Kombesgor Kepulauan Riau (Kepri) memberikan bantuan berupa paket sembako ke masyarakat yang berdampak COVID-19.

Sembako disalurkan dengan cara mendatangi rumah-rumah warga (door to door) di beberapa Kelurahan Kota Tanjungpinang yang memang layak mendapatkan bantuan, Sabtu (16/5) siang.
Jumlahnya mencapai 200-an lebih.

Sembako diserahkan langsung oleh Ketua Umum Komunitas Bersama Gotong royong (Kombesgor) Kepri Munawaruddin.

“Kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 dari segi keuangan,” katanya.

Bakti Sosial itu bertujuan mengurangi beban masyarakat ditengah pandemi COVID-19.

Munawaruddin berharap dengan adanya bantuan dapat mengurangi terjadinya kriminalitas dan menjaga keamanan masyarakat di Kota Tanjungpinang.

Imbauan dan implementasi kebijakan pemerintah juga disejalankan dalam kegiatan ini. Sat Intelkam dan Kombesgor memberikan pengertian kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Masyarakat diimbau selalu menggunakan masker saat berada diluar rumah, terapkan physical distancing, dan mencuci tangan.

“Tetap berada dirumah jika tidak ada kegiatan yang begitu penting diluar serta tidak mudik,” tegas Munawaruddin.

Ketua Umum Kombesgor ini juga mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan pola hidup sehat dengan cara menjaga kebersihan diri sendiri maupun orang lain.

“Serta menjalankan arahan pemerintah dan Maklumat Kapolri dalam melawan COVID-19,” ungkapnya.

Munawaruddin menyebut, biarkan Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19, TNI-Polri dan pemerintah yang bekerja, dan masyarakat tetap dirumah (stay at home).

(dar)