Reses Ketua DPRD Natuna ke Desa Sebadai Hulu, Ini Aspirasi Rakyat

img_20180724_202610-768x512

Natuna, LintasKepri.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, Yusripandi, melaksanakan reses ke Desa Sebadai Hulu, Kecamatan Bunguran Timur Laut (BTL), pada Selasa (24/07/2018) siang.

Reses tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk menyerap aspirasi masyarakat di Desa Sebadai Hulu. Setelah sehari sebelumnya telah melaksanakan reses ke Desa Kelanga, di Kecamatan yang sama.

Dalam sambutannya Yusripandi mengatakan, reses adalah masa anggota Dewan melakukan kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi atau pokok-pokok pikiran masyarakat. Karena desa-desa Daerah Pemilihan Dewan cukup banyak, tiap tahun, reses diagendakan bergantian.

img_20180724_202634-768x374_1

“Maka dari itu, masyarakat jangan sungkan-sungkan mengusulkan aspirasinya, baik berupa fisik maupun non fisik. Nanti aspirasi tersebut akan kami bahas dilembaga,” ujar Ujang Bro (sapaan akrab Yusripandi).

Dengan menyampaikan aspirasi, kata Ujang Bro, akan dicatat sebagai bahan pembahasan dengan Pemerintah Kabupaten Natuna pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Natuna tahun 2019 mendatang.

“Kalau bapak ibu ada usulan, sampaikan saja. Pakai bahasa kampung (melayu, red) pun tak masalah, saya juga orang kampung kok,” ucap Ujang Bro, sambil guyonan.

img_20180724_202621-768x512_1

Sementara itu kepala Desa Sebadai Hulu, Ilyas M. Niat, meminta, agar masyarakat menyampaikan aspirasi pembangunan fisik maupun non fisik skala prioritas, yang tidak terakomodir pada Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda).

Usulan tersebut, antara lain, pembangunan jalan hotmix atau beton bertulang ke kantor desanya sepanjang 1 kilometer, Pengerasan jalan kebun sepanjang 6 kilometer serta Pembangunan jalan hotmix antara Sebadai Hulu dengan Desa Ceruk dan Desa Selemam.

“Selain itu, mohon Pak Ketua Dewan usulkan perbaikan touwer di Desa kami. Karena kami sangat kesulitan melakukan komunikasi melalui selular. Touwer memang sudah lama dibangun, tapi sinyalnya tetap susah,” ungkap Ilyas.

img_20180724_201356-768x382_1

Ilyas juga menjelaskan kepada masyarakat di Sebadai Hulu, bahwa kedatangan wakil rakyat ke desanya tersebut, bukan dalam rangka kampanye, meskipun saat ini memasuki tahun politik.

“Ingat ya, ini bukan kampanye, tapi ini adalah reses. Jadi harus bisa dibedakan, mana itu kampanye, mana itu reses,” pungkas Ilyas.

Selain permasalahan diatas, masyarakat juga masih memiliki segudang aspirasi, yang berharap dapat menjadi bahan pertimbangan di legislatif dan direalisasikan oleh pihak eksekutif.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top