'

Ratakan Kepala dengan Sujud

Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, banyak penyakit yang dimulai dari hati. Karena itu, hati harus terus dicuci dengan zikir, sujud dan sedekah. Kalau tak dicuci, dia akan beku dan mendorong keangkuhan.

“Kepala ini jangan tegak angkuh dan sombong. Ratakan dengan sujud. Banyak berzikir dan silaturahmi agar menjadi kalbu yang peduli,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Masjid Az Zikra, Tiban Housing, Batam, Ahad (5/8).

Menurut Nurdin, ketenangan dan kebahagiaan bukan diukur dari harta dan jabatan. Ukuran kebahagiaan selalu bersyukur kepada Allah. Capai ketenangan bathin.

Karena itu, Nurdin mengingatkan antarsesama untuk tidak perlu angkuh dan takabur. Salah satu jalan agar itu semua terjaga adalah dengan terus bersilaturahmi. Salah satu cara memulainya adalah dengan berjamaah ke masjid-masjid.

Nurdin menyampaikan, pembangunan harus memberi manfaat untuk masyarakat. Selain membangun gedung yang tinggi, perlu terus membangun iman yang tinggi.

“Kita membangun tak hanya fisik, tapi mental dan spritual,” kata Nurdin.

Dengan perkembangan pesat teknologi dan informasi, Nurdin mengingatkan mental spritual dan karakter anak harus dibangun. Kalau tidak akan berbahaya bagi perkembangan generasi penerus.

Apalagi pada 2030, negeri ini mendapat bonus demografi. Negeri ini dipenuhi anak-anak muda yang energik. Rakyat yang produktif.

“Mereka harus dibekali dengan iman dan taqwa, di samping ilmu dan pengetahuan,” kata Nurdin.

Nurdin mengaku senang karena pembangunan mental dan spritual di Kepri sudah dimulai dari lingkungan sekitar. Di tempat ibadah, selalu ada TPQ atau TPA. Perlu dorongan keluarga agar anak mendapat pendidikan keagamaan yang baik.

Sumber: Humas Kepri

Baca juga :

Top