Rapat bersama OPD, Bupati Natuna Ajak “Ngerock”

Bupati Natuna, Wan Siswandi, didampingi Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, saat memimpin rapat internal percepatan pembangunan Natuna ditengah masa pandemi.

Natuna, LintasKepri.com – Bupati Natuna, Wan Siswandi, di dampingi Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda dan Pj. Sekda Natuna, Hendra Kusuma, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Internal percepatan pembangunan dimasa pandemi, bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bertempat di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, pada Senin (31/05/2021) siang.

 

Dalam rapat tersebut, Bupati minta seluruh OPD untuk bersama-sama membangun Kabupaten Natuna, dengan tujuan yang searah dan seirama.

 

“Kalau tujuan kita mau ke Tanjung, saya harap semua harus mengarah ke Tanjung. Ilustrasinya gini, jika dalam pelaksanaan upacara, setiap peserta harus di banjar yang sama, dan menghadap ke arah yang sama. Jika ada yang tidak searah, ya mohon maaf, bisa saja kami keluarkan, daripada mengganggu,” tegas Wan Siswandi, dengan sebuah perumpamaan.

 

Wan Siswandi meminta seluruh pejabat pembantu Bupati, baik Asisten, Sekda, OPD dan seluruh perangkat Pemerintah Daerah, untuk dapat bekerja dengan cepat dan tepat.

 

“Nggak ada salahnya jika kita harus ngerock, maksudnya kerja cepat. Musik rock kan iramanya kencang, begitu juga dengan kerja, ada saatnya kita harus kencang dalam bekerja. Jangan pulak waktu musik rock kita bawa musik zapin,” kata Wan Siswandi.

 

Pria kelahiran Sungai Ulu itu menegaskan, bahwa di masa kepemimpinannya bersama Rodhial Huda, mereka akan fokus pada pembenahan Infrastruktur jalan, kesehatan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

 

Wan Siswandi berpesan kepada seluruh OPD, untuk tidak takut bertemu dan berurusan dengan Wakil Bupati. Karena menurutnya, bertemu Bupati ataupun Wakil Bupati, sama saja.

 

“Memang kami ini (Bupati dan Wakil Bupati, red) duduknya terpisah, tapi nyawa kami satu. Artinya apa, mau ketemu saya atau Pak Wakil, sama saja. Nanti juga Pak Wakil akan berkoordinasi ke saya dulu. Intinya kami satu tujuan, dan mudah-mudahan ini bisa bertahan sampai kapanpun. Dan pesan saya, bekerjalah dengan baik, bekerjalah sesuai amanah, kalau ada masalah langsung selesaikan,” pesannya.

 

Ia juga telah memberikan mandat kepada Wakil Bupati, untuk membenahi Natuna dari segi kebersihan lingkungan. Agar sektor pariwisata daerah di ujung utara NKRI itu dapat bergairah dan membuat wisatawan betah.

 

Senada dengan itu, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, mengaku akan berkeliling ke Desa-desa, untuk menggerakkan kembali budaya gotong-royong membersihkan lingkungan.

 

“Saya pernah bawa kapal pesiar ke Natuna, tapi hanya sekali itu saja, lalu mereka tidak mau datang lagi kesini. Kenapa ?, karena mereka bilang saya bohong, katanya kalau menyelam disini banyak ikan kerapu besar-besar, penyu, karangnya bagus-bagus, ternyata yang mereka temukan sampah pampers, plastik dan sampah-sampah lainnya di laut. Banyak hutan terbakar, banyak agas dan macam-macam, itu lah alasan mereka tidak mau lagi datang ke Natuna,” jelas Rodhial Huda.

 

Dengan alasan itulah Rodhial Huda bertekad untuk menciptakan Natuna yang bersih dan nyaman. Tujuannya, agar para turis yang datang ke Natuna bisa merasa nyaman dan betah, serta dapat kembali lagi.

 

“Kalau hanya buat festival layang-layang, gasing, dimana-mana sudah banyak yang buat. Intinya kita akan fokus bagaimana ekonomi masyarakat bisa tergerak dari sektor pariwisata,” kata Rodhial Huda.

 

Tokoh maritim Indonesia asal Natuna itu juga berencana untuk mengundang sejumlah Duta Besar (Dubes) dan investor dari berbagai negara, agar mereka berminat untuk berinvestasi di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah. (Erwin)