Pemko Tpi

PT Kisel Tanjungpinang PHK Delapan Karyawan Secara Sepihak

-Lewat Pesan SMS

Inilah kantor PT Kisel Cabang Tanjungpinang yang mem-PHK kan 8 karyawannya secara sepihak
Inilah kantor PT Kisel Cabang Tanjungpinang yang mem-PHK kan 8 karyawannya secara sepihak

Tanjungpinang, LintasKepri.com – PT. Koperasi Telkomsel (Kisel) Cabang Tanjungpinang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak melalui pesan singkat atau Short Message Service (SMS) kepada 8 (delapan) orang karyawannya, Jumat (15/4).

Delapan karyawan yang di PHK secara sepihak oleh Kisel adalah, Amrizal, Adam, Fajar, Zainal, Ari, Kholil, Arifin, dan Rami pada tanggal 31 Maret 2016 lalu.

Dari pengakuan para karyawan yang di PHK, meski telah memenuhi prosedur kerja dengan masa kerja 2 (dua) tahun, perusahaan tetap mem-PHK mereka sepihak.

“Alasannya PHK, kontrak sampai dua tahun saja sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan,” kata Amrizal, salah satu karyawan yang di pecat PT Kisel saat ditemui di Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang.

Dia juga mengaku, menerima pesangon 4 (empat) juta rupiah setelah bekerja selama 6 (enam) tahun. Meskipun perusahaan tidak menggaji mereka sesuai dengan Upah Minimum Kariawannya (UMK) Kota Tanjungpinang.

“Saya terpaksa harus tandatangani surat matrai, dan terima pesangon, mau tak mau saya ambil, mau gimana lagi, anak dan istri mau dikasi makan,” ujar Amrizal.

Hal senadan juga dikatakan Rami, yang juga ikut di PHK. Dia baru bekerja kurang lebih 2 (dua) tahun, akan tetapi Rami dipaksa untuk menandatangani surat bermaterai, untuk mendapatkan pesangon sebesar tiga juta rupiah.

“Kalau tak diambil sayang, saya juga butuh duit untuk hidup, ini gak tau lagi mau cari kerja dimana, cari kerja sekarang susah, anak dan istri mau dikasi makan,” ungkap Rami sembari menghembuskan nafas.

Pengakuan delapan kariawan itu, mereka di PHK melalui pesan singkat via seluler saja. “Di SMS kalau tidak diperpanjang kontraknya,” kata Amrizal, artinya tidak diperpanjang atau melanjutkan pekerjaan kalau tidak dihubungi.

Rata-rata dari mereka bekerja sudah lebih dari 2 (dua) tahun, bahkan ada yang bekerja 6 tahun.

“Sudah banyak yang di PHK seprti ini,” jelas beberapa kariawan yang masih menunggu beberapa bulan lagi, katanya akan ikut di PHK.

Sementara itu, pihak perusahaan PT Kisel tersebut belum dapat ditemui media ini, terkesan menutup diri. (Aji Anugraha)