Pemko Tpi

Proyek Gurindam 12 Tahap Awal Selesai Dikerjakan, PUPR Batasi Area Pengunjung

Pelataran Gurindam 12 di kawasan tepi laut Kota Tanjungpinang.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Proses pembangunan pelataran Gurindam 12 di kawasan tepi laut Kota Tanjungpinang untuk tahap awal sudah selesai dikerjakan.

Hal itu ditandai dengan serah terima bangunan dari kontraktor PT Guna Karya Nusantara (GKS) kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum.

“Saat ini proses serah terima bangunan telah dilaksanakan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kepri, Abu Bakar melalui Kepala Bidang Bina Marga, Rodi Yantari, di pelataran Gurindam 12 Kota Tanjungpinang, Rabu (30/12).

Meskipun sudah serah terima, PT GKS wajib bertanggung jawab selama 2 tahun jika sewaktu-waktu pelataran Gurindam 12 ada masalah di bangunannya.

Pelataran Gurindam 12 di kawasan tepi laut Kota Tanjungpinang.

“Itu sudah kewajiban PT GKS. Jadi, tidak lepas begitu saja mereka. Masih ada kewajiban mereka selama 2 tahun,” tegas Rodi.

Untuk nilai kontrak, dia menegaskan, Dinas PUPR telah menyelesaikan 100 persen dengan nilai sebesar Rp428 miliar.

“Memang nilai kontrak sudah 100 persen kita berikan. Tapi yang perlu digaris bawahi ialah untuk kekurangan Rp60 miliar itu kekurangan pada tahun 2018, dan diakomodir di tahun 2019. Apabila tidak pandemi COVID-19, maka dianggarkan kembali tahun 2020. Tapi karena pandemi, jadi di tahun 2021 sebesar Rp30 miliar,” papar Rodi.

Tahun 2021 ini, lanjut Rodi, pihaknya segera merapikan pelataran Gurindam 12 itu dengan nilai proyek Rp30 miliar. Dan akan dilaksanakan lelang baru, dengan kontraktor selain PT GKS.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Provinsi Kepri, Rodi Yantari.

“Jadi sifatnya itu sebanyak Rp30 miliar, kita gunakan untuk finishing seperti menyelesaikan jalan sepanjang 28 KM serta 1 KM untuk pengerasan beton jembatan. Kemudian di depan pelataran Gurindam 12 kita akan buat podium sunset. Jadi orang bisa nikmati sunset,” kata Rodi.

Saat ini masyarakat sudah bisa menikmati pelataran Gurindam 12. Namun tidak bisa menikmati semua area.

“Karena masih ada sisa-sisa material yang belum dibersihkan. Kita hanya buka untuk masyarakat yang di area dari depan Batalyon Marinir hingga Gedung Daerah saja. Kalau dari Lantamal IV hingga RM Sederhana kita tidak buka, karena masih bahaya,” tegas Rodi.

(san)