Prajurit TNI AD Diperbatasan Dapat Penyuluhan Hukum dari Korem 033/WP

LPP Gurindam web
Para prajurit TNI AD di Kabupaten Natuna, yang bertugas di salah satu daerah perbatasan, ketika mendapatkan penyukuhan hukum.
Para prajurit TNI AD di Kabupaten Natuna, yang bertugas di salah satu daerah perbatasan, ketika mendapatkan penyuluhan hukum.

Natuna, LintasKepri.com – Korem 033/WP menggelar kegiatan penyuluhan hukum kepada satuan TNI AD jajaran Korem 03/WP, diwilayah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2020. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Makodim 0318/Natuna, Jalan Batu Sisir, Kecamatan Bunguran Timur, pada Rabu (29/01/2020) siang.

Kepala Seksi (Kasi) Undang Hukum Kodam I/BB, Mayor (Chk) Butar-butar, SH., MH., yang sebagai Penyuluh Hukum dalam kesempatan tersebut menjelaskan, bahwa Informasi elektronik adalah salah satu atau sekumpulan data elektronik yang mencakup dengan suara, gambar, peta, foto, surat elektronik (email), telegram, huruf, tanda, angka, dan lain-lain, yang telah diolah, serta memiliki arti yang harus dipahami oleh setiap orang.

Dalam pasal 29 UU ITE disebutkan, bahwa setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut -nakuti, dengan ditujukan secara pribadi, adalah merupakan suatu tindak kejahatan di dunia maya.

Dandim 0318 Natuna saat menerima buku d
Dandim 0318 Natuna saat menerima buku dari tim penyuluh hukum Korem 033/WP.

“Sesuai dengan ST KASAD nomor STR/ 61/ 2019 tanggal 31-01-2019 menjelaskan tentang Sosialisasi penggunaan Medsos yang bijak, baik kepada Prajurit, PNS, beserta keluarga guna menghindari kesalahan dalam penggunaan Medsos yang dapat merugikan diri pribadi maupun satuan,” jelas Butar-butar.

Ia menegaskan, bahwa ada beberapa kekerasan yang harus dihindari oleh para Prajurit, PNS, beserta keluarga yaitu KDRT, kekerasan fisik, kekerasan seksual, penelantaran dan kekerasan lainnya yang dapat merugikan personel, keluarga dan satuan, serta dapat merusak citra TNI AD di mata masyarakat.

Sementara itu Dandim 0318/Natuna Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, S.Sos., M.Tr(Han) mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan supaya para personel maupun keluarga TNI AD dapat mengerti dan memahami hukum yang telah diatur didalam undang-undang.

Letkol (
Mayor (Chk) Butar-butar, SH., MH., saat menyampaikan materinya.

Ferry juga meminta kepada para jajarannya, khususnya para Babinsa yang bertugas dalam membantu masyarakat yang khususnya daerah terpencil yang masih kurang memahami hukum, agar dapat menghindar dari hal sekecil apapun yang berkaitan dengan permasalahan hukum, sehingga bisa menjaga nama baik dan citra TNI AD.

“Semoga dengan ada kegiatan ini, dapat memberikan manfaat bagi kita bersama, dalam menjalankan tugas untuk Bangsa dan Negara di wilayah Kabupaten Natuna khususnya,” tegas Ferry, dihadapan peserta penyuluhan.

Ferry berharap kepada seluruh anggotanya, agar dapat mengerti dan memahami segala permasalahan yang berkaitan dengan hukum. Sehingga mereka dapat menghindari permasalahan yang berakibat pada kerugian baik personel, keluarga dan satuan, demi menjaga citra TNI AD di mata masyarakat.

Foto bersama usai acara Penyuluhan Hukum
Foto bersama usai acara Penyuluhan Hukum di Jajaran Korem 033/WP tahun 2020 diwilayah Kabupaten Natuna.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Danyon Komposit I/GP Letkol (Inf) Rahmat, SE., M.Si., Dansubdenpom 1/ 6-3 Natuna Kapten (Cpm) Hanang Winarko, 90 orang personel Kodim 0318/Natuna, 50 orang personel Yonkomposit 1/GP, 10 orang personel Subdenpom 1/6-3 Natuna, 10 orang pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana cabang XIX Yonkomposit 1 /Gp PD I/ BB, serta 10 orang pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana kodim 0318/Natuna.

Laporan : Erwin Prasetio