Prabowo Subianto Hadiri Bastille Day 2025, Indonesia Makin Diperhitungkan di Panggung Diplomasi Global

Lintaskepricom
Prabowo Subianto Hadiri Bastille Day 2025, Indonesia Makin Diperhitungkan di Panggung Diplomasi Global. Foto: BPMI Setpres.

Lintaskepri.com, Prancis – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mencatatkan sejarah baru dalam diplomasi internasional dengan menghadiri Parade Militer Bastille Day 2025 sebagai tamu kehormatan di Place de la Concorde, Paris, Senin (14/7/2025).

Kehadiran Presiden Prabowo tidak hanya sebagai bentuk undangan protokoler, namun juga penegasan posisi Indonesia sebagai mitra strategis Prancis, sekaligus perayaan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Presiden Prabowo disambut langsung oleh Perdana Menteri Prancis, François Bayrou, sebelum bergabung bersama Presiden Emmanuel Macron di podium utama.

Momen ini menjadi catatan, untuk pertama kalinya Presiden Indonesia duduk berdampingan dengan Presiden Prancis dalam perayaan nasional paling bergengsi di negara tersebut.

Kedekatan simbolis ini mencerminkan hubungan politik dan kerja sama bilateral yang semakin erat, khususnya di bidang pertahanan, teknologi, dan ekonomi.

Kontingen Satgas Patriot II TNI mendapat kehormatan membuka defile militer dengan kekuatan 451 personel gabungan, termasuk 262 pasukan defile dan 189 drumben Taruna.

Mereka tampil memukau dengan semangat dan kedisiplinan tinggi, mengiringi lagu “Maju Tak Gentar” yang menggema di sepanjang Champs-Élysées.

Presiden Prabowo dan Macron berdiri memberikan penghormatan saat kontingen Indonesia melintas, disambut tepuk tangan meriah dari ribuan penonton.

Ini menjadi bukti pengakuan dunia terhadap profesionalisme TNI dan kekuatan diplomasi budaya Indonesia di panggung global.

Partisipasi Indonesia dalam Bastille Day bukan sekadar seremoni. Ia menjadi strategi soft power diplomasi pertahanan yang kian signifikan. Keikutsertaan Presiden Prabowo sejajar dengan pemimpin dunia lainnya seperti Nelson Mandela (1996), Narendra Modi (2023), dan Donald Trump (2017) yang pernah didaulat sebagai tamu kehormatan.

Atraksi militer, parade pasukan berkuda, serta penghormatan kepada veteran Prancis lewat simbol Bleuet de France menutup rangkaian acara.

Dalam forum internasional seperti ini, kehadiran Indonesia menjadi sinyal bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, negara siap mengambil peran lebih besar dalam geopolitik global.

Parade Bastille Day 2025 membuka jalan bagi perluasan kerja sama antara Indonesia dan Prancis, tidak hanya di sektor pertahanan, tapi juga dalam pendidikan, inovasi teknologi, industri militer, dan ekonomi hijau.(*)

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini