Pertemuan BPJS Kesehatan Tanjungpinang dengan FKRTL

Pertemuan BPJS Kesehatan Tanjungpinang dengan FKRTL.

Pertemuan BPJS Kesehatan Tanjungpinang dengan FKRTL.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang melaksanakan pertemuan dengan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), Kamis (27/12).

Pertemuan tersebut dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan kerja sama FKRTL selama tahun 2018 sekaligus sosialisasi perjanjian kerja sama.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan (PMR) BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Marisah Hijriyyah Lestari mengatakan, dilaksanakannya pertemuan ini untuk persamaan persepsi FKRTL dalam implementasi kebijakan terbaru dan peningkatan kualitas layanan kepada peserta JKN-KIS di wilayah Kota Tanjungpinang.

Sesuai dengan Perpres No. 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, penyelenggara pelayanan kesehatan untuk pelaksanaan program Jaminan Kesehatan meliputi semua fasilitas kesehatan yang menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Adapun fasilitas kesehatan milik Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang memenuhi persyaratan wajib bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sedangkan fasilitas kesehatan milik swasta yang memenuhi persyaratan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Kerja sama sebagaimana dimaksud pada Perpres No. 82 Tahun 2018 pasal 67 ayat (2) dan ayat (3) dilaksanakan dengan membuat perjanjian tertulis,” jelas Marisah.

Sesuai dengan Permenkes Nomor 71 Tahun 2013 untuk dapat melakukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, faskes sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 harus memenuhi persyaratan.

Selain ketentuan harus memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), BPJS Kesehatan dalam melakukan kerja sama dengan fasilitas kesehatan juga harus mempertimbangkan aksesibilitas, kecukupan antara jumlah fasilitas kesehatan dengan jumlah peserta yang harus dilayani, kapasitas fasilitas kesehatan, serta jumlah penduduk di wilayah tersebut.

Sandri, salah satu perwakilan FKRTL yang hadir pada sosialisasi ini menyampaikan, adanya sosialisasi tersebut bisa menambah pengetahuan fasilitas kesehatan yang akan bekerjasama atau memperpanjang kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Diharapkan juga adanya persamaan persepsi antar FKRTL dan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Pada sosialisasi ini juga dijabarkan apa saja yang menjadi hak dan kewajiban para pihak dalam perjanjian kerja sama, baik itu BPJS Kesehatan dan FKRTL.

“Diharapkan sosialisasi ini dapat meminimalisir kendala dalam pelaksanaan kerja sama di tahun 2019,” kata dia.

(red)

Baca juga :

Top