Penderita Kanker Darah di Tanjungpinang Ini Dikunjungi Ketua YKI

Yesika Rahma Oktaviani (15), penderita kanker darah yang beralamat di Jalan Ganet Perumahan Bintan Permai Blok E No. 24 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dikunjungi Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) yang juga Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juariah Syahrul, Kamis (15/11).

Yesika Rahma Oktaviani (15), penderita kanker darah yang beralamat di Jalan Ganet Perumahan Bintan Permai Blok E No. 24 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dikunjungi Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) yang juga Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juariah Syahrul, Kamis (15/11).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Yesika Rahma Oktaviani (15), penderita kanker darah yang beralamat di Jalan Ganet Perumahan Bintan Permai Blok E No. 24 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dikunjungi Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) yang juga Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juariah Syahrul, Kamis (15/11).

Juariah memberikan santunan berupa bingkisan dan uang tunai guna meringankan beban penderita kanker tersebut sekaligus sebagai tanda kepedulian YKI terhadap pasien.

Ia memberikan dukungan kepada Yesika agar tetap semangat dan kuat serta bisa sembuh seperti sedia kala. Juariah juga menyarankan agar Jesika selama masa pengobatan menetap di Padang, karena sebulan sekali harus menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Umum Jamil, Padang.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, Yesika terdeteksi kanker darah setahun yang lalu dan selama ini menjalani pengobatan di RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

img-20181117-wa0069Sebelumnya Yesika pernah dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Ia juga termasuk peserta BPJS PBI APBD.

Lebih lanjut dikatakannya, di awal tahun 2018 Yesika berobat kembali dan dirujuk ke RS M. Jamil di Padang. Ia melaksanakan pengobatan terhitung dari bulan Februari sampai Juli 2018 dengan biaya dari Pemko Tanjungpinang.

Ia mendapatkan fasilitas transportasi, biaya hidup selama di Padang dan biaya tempat tinggal. Kemudian Yesika kembali berangkat ke Padang bulan Agustus sampai dengan 28 Oktober 2018 untuk kembali ke Tanjungpinang.

(hms)

Baca juga :

Top