Pemko Tanjungpinang Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban

Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban.

Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang menggelar sosialisasi pemotongan hewan dan penanganan daging kurban yang aman, sehat, utuh dan halal (Asuh) sesuai dengan Permentan Nomor 114 tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban, Rabu (8/8).

Dalam sosialisasi di Aula Bulang Linggi tersebut, DP3 mengundang sekitar 450 peserta. Diantaranya panitia kurban masjid dan mushala yang ada di Kota Tanjungpinang.

Kasi Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmaved), Arlinda menuturkan, sosialisasi dilakukan dalam rangka menjamin ketersediaan daging kurban di wilayah Kota Tanjungpinang.

“Selain itu juga agar aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh masyarakat di hari raya Idul Adha mendatang tahun ini,” kata dia.

Kasi Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmaved), Arlinda.

Kasi Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmaved), Arlinda.

Arlinda meminta kepada panitia kurban yang hadir agar paham dan memiliki pengetahuan yang maksimal sebelum melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

“Karena sesuai Permentan, mulai dari tahapan pemeliharaan hewan kurban, penampungan sementara, penyembelihan hewan kurban dan sampai mendistribusi ke masyarakat harus sesuai dengan tata laksana yang diatur dalam Permentan. Kalau itu dipenuhi, masyarakat mendapatkan jaminan bahwa daging aman, sehat, utuh dan halal untuk dikosumsi,” ucapnya.

Arlinda menjelakan, berdasarkan data sementara ada sekitar 800-an sapi di jual oleh pedagang.

“Sapi-sapi yang ada di pedagang rata-rata datangnya dari luar daerah seperti Lampung, Jambi dan daerah lainnya. Untuk mengecek kesehatan dan layaknya untuk di kurban baru akan kita lakukan pada minggu depan,” tegasnya.

(Iskandar)

Baca juga :

Top