Lintaskepri.com, Batam – Pemerintah Kota Batam menggelar Rapat Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah (TKDP) Kota Batam di ruang rapat Hang Nadim, Kantor Wali Kota Batam, Senin (15/9/2029).
Rakor dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam, Heriman, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Heriman menegaskan bahwa kewaspadaan dini merupakan langkah penting untuk mendeteksi serta mencegah potensi konflik maupun gangguan stabilitas sosial.
“Situasi politik dan keamanan di beberapa daerah menunjukkan bahwa stabilitas nasional masih rentan. Karena itu, Batam perlu mengambil langkah cepat untuk meredam ketegangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemko Batam akan memperkuat koordinasi antarinstansi, menyampaikan informasi resmi secara transparan, serta melibatkan forum kemitraan bersama FKDM, FKUB, dan FPK.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa menghasilkan langkah konkret untuk peningkatan sistem deteksi dini dan penyusunan rencana yang terarah,” kata Heriman.
Selain itu, melalui koordinasi yang baik, diharapkan lahir sistem informasi yang cepat dan responsif dalam menghadapi dinamika politik maupun keamanan di Kota Batam.
“Mari kita semua berperan aktif menjaga situasi kondusif demi terciptanya Batam yang aman, damai, dan harmonis,” tambahnya.
Kepala Badan Kesbangpol Batam, Riama Manurung, yang juga pelaksana harian TKDP, menyampaikan bahwa kegiatan ini sesuai dengan Permendagri tentang kewaspadaan dini, Keputusan Wali Kota Batam periode 2022–2025, serta forum kewaspadaan dini masyarakat periode 2025–2030.
“Kegiatan ini diikuti 183 peserta, terdiri dari kepala OPD, camat, lurah, instansi vertikal, hingga pengurus FKDM di tingkat kota dan kecamatan,” jelasnya.
Rakor kali ini juga menghadirkan dua narasumber, masing-masing dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri dan Kejaksaan Negeri Batam.(*)






