Pemda Natuna Gelontorkan Rp 800 Juta untuk Pembukaan Jalan Trans Sungai Ulu – Selemam

Jalan trans Sungai Ulu – Selemam, yang dibangun Kodim 0318/Natuna bersama Pemda Natuna, melalui program TMMD ke-110 tahun anggaran 2021.

Natuna, LintasKepri.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 800 juta, guna membangun pembukaan jalan penghubung dari Sebayar Desa Sungai Ulu Kecamatan Bunguran Timur, menuju ke Desa Selemam Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Natuna, Helmi Wahyuda, saat menghadiri pembukaan Pra TMMD ke-110 di Sebayar, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Yuda (sapaan akrabnya), bahwa biaya untuk pembangunan pembukaan jalan penghubung sepanjang kurang lebih 2 kilometer dengan lebar 9 meter tersebut, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Natuna tahun anggaran 2021.

Tampak Kadis PUPR Natuna, Helmi Wahyuda (baju dinas Kopri), saat meninjau lokasi pembukaan jalan bersama Satgas TMMD.

“Iya, kita alokasikan dana sebesar Rp 800 juta, untuk mendukung program TMMD ke-110 di Natuna. Anggaran tersebut khusus untuk sasaran fisik pembukaan jalan dari Sungai Ulu ke Selemam,” jelas Yuda.

Padahal kata dia, kondisi keuangan Pemda Natuna saat ini masih belum stabil. Namun karena TMMD dinilai sangat bermanfaat bagi mewujudkan pemerataan pembangunan di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah, Pemda tetap berusaha untuk mengalokasikannya.

“Ini pesan Bapak Bupati, beliau minta khusus untuk TMMD, jangan sampai ada pemotongan. Sehingga tetap akan kita upayakan, demi suksesnya pelaksanaan TMMD ditahun ini,” sebut Yuda.

Sebelumnya Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) terkait rencana digelarnya TMMD ke-110 di Makodim 0318/Natuna, beberapa waktu lalu menyebutkan, bahwa gawai TNI yang dulu bernama ABRI Masuk Desa (AMD) itu, dinilai sangat bermanfaat bagi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tampak Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, saat menghadiri rakor persiapan pelaksanaan TMMD ke-110 di Makodim 0318/Natuna beberapa waktu lalu.

“Kita harapkan kegiatan ini dapat membantu Pemda dalam membangun infrastruktur dasar, yang tentunya semua itu akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ucap Hamid Rizal.

Hamid Rizal mewakili Pemda dan masyarakat Natuna menyampaikan apresiasi atas semangat dan optimisme Kodim 0318/Natuna dalam menyongsong TMMD ke-110 diwilayahnya. Ia pun meminta agar Satgas TMMD bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Natuna yang terlibat, dapat mengantisipasi dan meminimalisir setiap kendala, agar dapat rampung sesuai harapan.

“Saya berharap kepada setiap OPD, agar dapat membantu dengan maksimal, agar TMMD ini bisa selesai tepat waktu. Jangan sampai terjadi lagi kasus yang di Anambas, karena bulan Mei ini saya sudah mengakhiri masa tugas. Sekali lagi untuk di Natuna saya minta jangan ada istilah tidak selesai,” tegas Hamid Rizal.

Hal senada disampaikan Pj. Sekda Natuna, Hendra Kusuma, saat mebuka secara resmi TMMD ke-110 di Gedung Wanita Setda Natuna, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, pada Selasa (02/03/2021) pagi.

Sambutan Pj. Sekda Natuna, Hendra Kusuma, pada pembukaan TMMD ke-110.

Kata Hendra Kusuma, TMMD merupakan gawai bersama antara TNI, POLRI, Pemda dan Masyarakat. Dalam kegiatannya, program ini tentunya akan bermuara terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Misalnya pembangunan pembukaan jalan penghubung antara Desa Sungai Ulu menuju ke Desa Selemam, diyakini akan dapat mempersingkat waktu perjalanan masyarakat Selemam untuk menuju ke Desa Sungai Ulu maupun ke Ranai, sebagai pusat Pemerintahan di Kabupaten Natuna.

“Ini adalah demi kepentingan masyarakat. Setiap apapun yang berdiri diatas kepentingan masyarakat, sangat perlu kita dukung,” tegas Hendra Kusuma.

Untuk itu ia meminta kepada seluruh OPD Natuna terkait, untuk ikut bersama-sama mendukung dan mensukseskan gawai akbar TNI-AD di daerah ujung utara NKRI tersebut.

Hendra mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna juga menyampaikan apresiasi kepada TNI-POLRI, yang telah membantu Pemerintah Daerah dalam mendorong Geopark Nasional Natuna masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark (UGG) sebagai salah satu warisan dunia.

“Menurut kami ini adalah salah satu hal yang sangat luar biasa. Ini merupakan bukti terjalinnya sinergitas yang sangat baik, antara TNI, POLRI dan Pemerintah,” tutur Hendra Kusuma.

Pj. Sekda Natuna, Hendra Kusuma, saat menyerahkan peralatan kerja kepada Satgas TMMD secara simbolis.

Dalam kesempatan yang sama Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-110, Letkol (Arm) Asep Ridwan, SH.M.Han., menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan TMMD kali ini, pihaknya akan melaksanakan kegiatan sasaran fisik dan non fisik.

Untuk fisiknya, berupa pembukaan jalan dari Dusun Sebayar Desa Sungai Ulu Kecamatan Bunguran Timur menuju ke Desa Selemam Kecamatan Bunguran Timur Laut, sepanjang kurang lebih 2 kilometer dan lebar 9 meter lebih.

Kemudian untuk sasaran non fisiknya, yaitu penyuluhan ikan air tawar, penyuluhan lingkungan hidup, penyuluhan pertanian, penyuluhan ketahanan pangan, pencegahan dan penanggulangan bencana alam, penyuluhan narkoba, penyuluhan hukum tentang UU ITE, wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan radikalisme dan faham komunis, sosialisasi Geopark Natuna, penyuluhan kesehatan, penyuluhan KB dan penyuluhan koperasi.

“Sementara untuk sasaran tambahan, kita juga akan mendorong dan membantu Dinas Pariwisata dan Badan Geopark Nasional Natuna, agar Geopark Natuna dapat diakui oleh UGG,” pungkas Asep Ridwan.

Sebagai informasi tambahan, dukungan Pemda Natuna pada pelaksanaan TMMD ke-110 ditahun ini mencapai Rp 1 milyar, yang diperuntukkan bagi mendukung sasaran fisik dan non fisik. (Erwin)